Logo
>

Bos TPIA Serok Saham di Tengah Tekanan Harga, Ada Tujuh Kali Transaksi

Raymond menambah 625 ribu saham TPIA di tengah tekanan tajam harga saham perusahaan

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Bos TPIA Serok Saham di Tengah Tekanan Harga, Ada Tujuh Kali Transaksi
Direktur PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), menambah kepemilikan saham di tengah tekanan tajam harga saham perusahaan (Foto: Dok. Chandra Asri)

KABARBURSA.COM - Direktur PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), Raymond terpantau menambah kepemilikan saham di perusahaan pada 19 Mei 2026.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Kamis, 21 Mei 2026, transaksi Raymond dilakukan memalui sejumlah serangkaian dengan harga bervariasi.

Pembelian pertama dilakukan sebanyak 50 ribu saham di harga Rp4.350 per saham. Selanjutnya, Raymond membeli 225 ribu saham di harga Rp4.300.

Ia juga menambah 100 ribu saham di level Rp4.380 dan 100 ribu saham di level Rp4.580. Tak berhenti di situ, terdapat pembelian tambahan Raymond yang masing-masing 50 ribu saham di harga Rp4.500, 25 ribu saham di level Rp4.520, serta 75 ribu saham di harga Rp4.400.

Usai transaksi ini, total kepemilikan saham Raymond di  PT Chandra Asri Pacific Tbk meningkat dari 3,3 juta saham menjadi 3,925 juta saham setelah transaksi tersebut.

Aksi pembelian ini terjadi di tengah tekanan panjang yang masih membayangi pergerakan saham TPIA di pasar. Pada perdagangan sesi I hari ini misalnya, TPIA anjlok hingga 14,66 persen ke level Rp2.270.

Mengutip Stockbit, dalam sepekan terakhir, saham emiten petrokimia ini sudah melemah 47,21 persen. Tekanan juga terlihat lebih dalam secara jangka menengah dengan koreksi mencapai 62,63 persen dalam satu bulan.

Tak hanya itu, dalam tiga bulan terakhir, TPIA terkoreksi sebesar 66,25 persen. Sementara secara year to date (ytd) saham ini melemah hingga 67,57 persen.

Secara tahunan, saham TPIA telah terkoreksi 76,29 persen. Meski begitu, dalam horizon jangka panjang saham ini masih mencatat kenaikan 955,81 persen dalam 10 tahun terakhir. (*)

 

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.