KABARBURSA.COM – PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) mengumumkan perolehan kontrak bernilai besar melalui anak usahanya, PT ITSEC Cyber Academy atau ITSEC Cyber & AI Academy. Perseroan menyampaikan informasi material tersebut dalam surat resminya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi.
Dalam laporan resmi tersebut, ITSEC Cyber & AI Academy yang dimiliki 99 persen oleh Perseroan telah menandatangani perjanjian dengan PT Republik Technetronic Nusantara, penyedia layanan bagi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Melalui kerja sama itu, ITSEC Cyber & AI Academy ditunjuk sebagai pelaksana pelatihan di bidang cybersecurity dan artificial intelligence (AI) dengan kurikulum berstandar internasional. Program pelatihan tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan praktikal serta pemahaman terkini mengenai tren ancaman siber global dan pengembangan teknologi AI.
Nilai kontrak yang disepakati mencapai USD 60.000.000 atau USD 60 juta dengan periode pelaksanaan selama 4 tahun sejak tanggal penandatanganan. Kontrak itu diklaim menjadi salah satu perolehan terbesar Perseroan di lini bisnis edukasi dan pengembangan talenta digital, khususnya di sektor keamanan siber dan AI.
Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Doni Mora, menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan strategi Perseroan dalam memperkuat bisnis berbasis kapabilitas sumber daya manusia. “Kontrak ini memperkuat peran ITSEC dalam pengembangan talenta cybersecurity dan AI serta membuka peluang kontribusi pendapatan secara berkelanjutan,” ujar Doni Mora dalam keterangan resminya Senin, 29 Desember 2025.
Doni menilai kontrak tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha. Selain memperkuat portofolio layanan edukasi melalui ITSEC Cyber & AI Academy, kontrak itu berpotensi berkontribusi pada pendapatan Perseroan sesuai dengan realisasi jadwal dan ruang lingkup layanan.
Di sisi lain, langkah ini juga memperkuat posisi ITSEC Asia sebagai penyedia solusi keamanan siber terintegrasi, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga pengembangan kapabilitas human capital.
Perseroan menegaskan bahwa keterlibatan Kementerian Pertahanan berada dalam konteks sebagai end-user melalui PT Republik Technetronic Nusantara. Sementara itu, ITSEC Cyber & AI Academy bertindak sebagai pelaksana pelatihan sesuai dengan ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati dalam kontrak.
Dari sisi pasar modal, saham CYBR menunjukkan kinerja yang sangat agresif dalam satu tahun terakhir. Saham CYBR tercatat berada di level 1.400, dengan kenaikan mencapai 1.014 poin atau sekitar 262,69 persen secara tahunan. Dalam pergerakan historisnya, saham CYBR sempat bergerak dari area terendah di kisaran 386 hingga menembus level tertinggi di sekitar 1.495.
Secara sektoral, ITSEC Asia bergerak di sektor teknologi dan tercatat sebagai saham syariah di papan perdagangan DBX. Lonjakan harga saham dalam satu tahun terakhir mencerminkan meningkatnya perhatian investor terhadap prospek bisnis Perseroan, khususnya di tengah meningkatnya kebutuhan akan solusi keamanan siber dan pengembangan talenta digital di Indonesia.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.