KABARBURSA.COM – Salah satu anggota keluarga konglomerat Korea Selatan, Samsung Group, melepas saham PT Samsung Electronics Co. senilai sekitar 3,1 triliun won (Rp36 triliun).
Melansir Bloomberg pada 8 April 2026, upaya melepas saham itu menarik perhatian pasar. Penjualan ini menjadi salah satu aksi divestasi terbesar di pasar saham Korea Selatan dalam beberapa waktu terakhir.
Transaksi tersebut dilakukan melalui skema block trade oleh pihak yang disebut sebagai anggota keluarga Samsung, berdasarkan sumber yang mengetahui kesepakatan tersebut. Nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar USD2,1 miliar.
Langkah ini terjadi di tengah kebutuhan likuiditas yang meningkat, terutama terkait kewajiban pembayaran pajak warisan yang harus ditanggung keluarga pendiri Samsung.
Sekadar informasi, beban pajak warisan di Korea Selatan termasuk yang tertinggi di dunia, sehingga sering memicu aksi penjualan aset dalam jumlah besar oleh keluarga konglomerat.
Penjualan saham dalam skala besar ini berpotensi memengaruhi struktur kepemilikan serta dinamika pergerakan saham Samsung Electronics di pasar
Selain itu, transaksi ini juga mencerminkan bagaimana faktor non-operasional, seperti kewajiban pajak, dapat berdampak langsung terhadap aksi korporasi di perusahaan besar.
Bloomberg menyebut, aksi ini merupakan bagian dari upaya keluarga Samsung dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjang, sekaligus menjaga stabilitas struktur kepemilikan perusahaan di tengah tekanan kebutuhan likuiditas.
Peristiwa ini kembali menyoroti hubungan erat antara kebijakan fiskal dan strategi kepemilikan di perusahaan besar, terutama di negara dengan sistem pajak warisan yang agresif seperti Korea Selatan.(*)