Market Watch

13 Jul 2026

BKDP 135 +31,07%
TAMA 198 +27,74%
LAND 79 +25,40%
ATAP 555 +24,44%
SMLE 134 +24,07%
VKTR 635 +22,12%
BIPP 75 +19,05%
RODA 69 +16,95%
AGII 3.220 +11,03%
SAGE 33 +10,00%
KKES 67 +9,84%
SQMI 58 +9,43%
TOOL 71 +9,23%
NANO 24 +9,09%
TNCA 147 +8,89%
TAXI 13 +8,33%
SKRN 406 +7,98%
GPSO 306 +7,75%
MPOW 98 +7,69%
BAPI 16 +6,67%
KICI 194 +6,59%
CASA 2.130 +6,50%
OASA 266 +6,40%
SMGA 68 +6,25%
BKDP 135 +31,07%
TAMA 198 +27,74%
LAND 79 +25,40%
ATAP 555 +24,44%
SMLE 134 +24,07%
VKTR 635 +22,12%
BIPP 75 +19,05%
RODA 69 +16,95%
AGII 3.220 +11,03%
SAGE 33 +10,00%
KKES 67 +9,84%
SQMI 58 +9,43%
TOOL 71 +9,23%
NANO 24 +9,09%
TNCA 147 +8,89%
TAXI 13 +8,33%
SKRN 406 +7,98%
GPSO 306 +7,75%
MPOW 98 +7,69%
BAPI 16 +6,67%
KICI 194 +6,59%
CASA 2.130 +6,50%
OASA 266 +6,40%
SMGA 68 +6,25%
Market Hari Ini 18 Mar 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Kemenperin Kerahkan Langkah Dekarbonisasi Sektor Industri

Kemenperin Kerahkan Langkah Dekarbonisasi Sektor Industri
Kemenperin Kerahkan Langkah Dekarbonisasi Sektor Industri

KABARBURSA.COM - Kementerian Perindustrian tengah mengerahkan langkah-langkah dekarbonisasi dalam sektor industri dengan mendorong pelaku industri dan stakeholder untuk memperoleh komitmen mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2050, atau 10 tahun lebih awal dari target NZE nasional pada tahun 2060.

Upaya dekarbonisasi, termasuk penggunaan energi terbarukan dalam industri hijau, menjadi fokus utama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) industri melalui lembaga pendidikan di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian.

"Kami mendorong mahasiswa untuk lebih mendalami konsep industri hijau," ujar Kepala BPSDMI Kemenperin Masrokhan di Jakarta, Senin 18 Maret 2024.

Contohnya, mahasiswa Politeknik ATI Makassar telah menghasilkan riset berjudul "Produksi Silika dalam Peningkatan Nilai Tambah Produk Penggilingan Padi," yang memenangkan juara tiga dalam lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional - Hasanuddin Techno Fest #8 pada 8 Maret 2024.

Karya tulis tersebut, yang dibuat oleh tiga mahasiswa dari Jurusan Teknik Kimia Mineral Politeknik ATI Makassar, mengangkat masalah penumpukan sekam padi di Indonesia. Sekam padi dapat dijadikan sumber silika melalui proses pengolahan abu sekam padi.

"Prestasi ini sesuai dengan motto unit pendidikan Kemenperin, yakni 'One Vocational Unit, One Great Achievement'," kata Masrokhan.

Direktur Politeknik ATI Makassar, Muhammad Basri, mengapresiasi pencapaian mahasiswanya, menyebut kompetisi tersebut sebagai wadah untuk berkreasi dan menjalin jejaring antarmahasiswa.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait