Market Watch

13 Jul 2026

BKDP 135 +31,07%
LAND 79 +25,40%
VKTR 650 +25,00%
ATAP 555 +24,44%
OASA 310 +24,00%
KIOS 108 +22,73%
MHKI 140 +17,65%
SMLE 127 +17,59%
SQMI 61 +15,09%
KONI 3.300 +13,79%
AGII 3.240 +11,72%
BIPP 70 +11,11%
GPSO 314 +10,56%
RODA 65 +10,17%
SAGE 33 +10,00%
KKES 67 +9,84%
UDNG 1.380 +9,52%
MAPB 920 +9,52%
AIMS 448 +9,27%
ISAP 24 +9,09%
NANO 24 +9,09%
VERN 160 +8,84%
TAMA 168 +8,39%
BNBR 93 +8,14%
BKDP 135 +31,07%
LAND 79 +25,40%
VKTR 650 +25,00%
ATAP 555 +24,44%
OASA 310 +24,00%
KIOS 108 +22,73%
MHKI 140 +17,65%
SMLE 127 +17,59%
SQMI 61 +15,09%
KONI 3.300 +13,79%
AGII 3.240 +11,72%
BIPP 70 +11,11%
GPSO 314 +10,56%
RODA 65 +10,17%
SAGE 33 +10,00%
KKES 67 +9,84%
UDNG 1.380 +9,52%
MAPB 920 +9,52%
AIMS 448 +9,27%
ISAP 24 +9,09%
NANO 24 +9,09%
VERN 160 +8,84%
TAMA 168 +8,39%
BNBR 93 +8,14%
Market Hari Ini 17 Apr 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Kemhan Beli Dua Kapal Patroli Lepas Pantai Buatan Italia

Kemhan Beli Dua Kapal Patroli Lepas Pantai Buatan Italia
Kemhan Beli Dua Kapal Patroli Lepas Pantai Buatan Italia

KABARBURSA.COM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengumumkan bahwa Pemerintah RI telah resmi membeli dua kapal patroli lepas pantai (OPV) dari galangan kapal Italia, Fincantieri.

Dua kapal patroli tersebut, yang dapat diupgrade menjadi fregat (FREMM), dijadwalkan tiba di Indonesia pada Oktober 2024 dan April 2025.

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kemhan RI, Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha, pengadaan dua kapal ini merupakan bagian dari modernisasi alutsista TNI Angkatan Laut untuk memperkuat kemampuan mereka dalam menjaga kedaulatan RI di perbatasan laut.

"Pengadaan kapal ini juga diiringi dengan paket offset yang komprehensif, termasuk konsultasi pengembangan galangan kapal, pelatihan manajemen, dan pembentukan tim ahli untuk pengembangan peluang secara langsung dan tidak langsung," kata Edwin seperti keterangan resmi Jakarta, Rabu 17 April.

Dalam proses pembeliannya, kontrak pembelian dua kapal buatan Fincantieri tersebut telah efektif dan mendapat persetujuan dari OCCAR (Organization for Joint Armament Cooperation) Italia dan Angkatan Laut Italia.

Kedatangan kedua kapal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan wilayah dan memberikan kontribusi signifikan terhadap stabilitas keamanan regional.

Dalam siaran resminya, Fincantieri menyebutkan bahwa nilai kontrak pembelian dua kapal OPV mencapai 1,18 miliar euro atau sekitar Rp20,4 triliun.

Fincantieri juga akan menjadi kontraktor utama untuk menghubungkan Pemerintah RI dengan perusahaan Italia lainnya terkait dengan kustomisasi sistem persenjataan kapal.

Kapal pesanan Indonesia tersebut akan memiliki spesifikasi yang mencakup panjang 143 meter, kecepatan hingga 32 knot, kapasitas 170 orang, daya jelajah 5.000 Nautical miles, serta dilengkapi dengan sistem rudal permukaan ke udara (SAM) Aster 15 dan meriam 127 mm Vulcano.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait