KABARBURSA.COM - Sekilas, kondisi teknikal saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) terlihat kontradiktif. Saham melonjak 7,33 persen ke level 2.490 dengan dukungan volume yang tinggi, namun hampir seluruh indikator teknikal harian masih memberikan sinyal "jual".
Indikator momentum masih memperlihatkan bahwa tren utama MDKA belum sepenuhnya pulih. RSI berada di level 41,2, yang berarti saham ini memang sudah keluar dari area jenuh jual ekstrem, tetapi belum cukup kuat untuk memasuki fase bullish.
MACD masih berada di area negatif, tren penurunan jangka menengah belum berakhir. ADX di atas 35 menunjukkan bahwa tren turun saat ini memiliki kekuatan yang cukup tinggi.
Kondisi serupa juga terlihat dari CCI, yang masih berada di wilayah negatif dan Williams %R yang belum menunjukkan pembalikan arah yang meyakinkan. Tidak mengherankan jika sistem indikator otomatis masih mengategorikan MDKA sebagai saham dengan tekanan jual yang dominan.
Namun, ada detil penting yang mulai berubah. Stochastic berada di kisaran 59 dan memberikan sinyal beli, sementara Ultimate Oscillator juga mulai mengarah ke sinyal positif. Artinya, momentum jangka pendek mulai menunjukkan adanya perlawanan dari pihak pembeli.
Ada kenaikan 7,33 persen yang terjadi bersamaan dengan lonjakan volume. Fakta ini memperkuat indikasi bahwa ada akumulasi yang mulai muncul setelah periode tekanan panjang.
Gambaran yang lebih menarik terlihat pada indikator moving average. Harga MDKA saat ini berada di sekitar 2.490, masih di bawah hampir seluruh rata-rata pergerakan penting. MA20 berada di area 2.755, MA50 di sekitar 3.073, dan MA100 berada di kisaran 3.093. Bahkan EMA dan SMA dari berbagai periode masih menghasilkan sinyal jual secara serempak.
Dalam analisis teknikal klasik, kondisi seperti ini menunjukkan bahwa tren utama masih bearish. Namun bagi trader yang menerapkan strategi buy on weakness, situasi tersebut justru sering menjadi titik awal pencarian peluang.
Alasannya, ketika harga berada jauh di bawah moving average jangka menengah dan panjang, ruang pemulihan menjadi lebih besar apabila terjadi perubahan sentimen pasar.
Tunggu Koreksi ke Area 1.940-2.170
MNC Sekuritas merekomendasikan menunggu koreksi ke area 1.940-2.170. Manfaatkan pelemahan harga untuk masuk pada level yang memiliki rasio risiko dan potensi keuntungan lebih menarik.
Pivot point juga mendukung pembacaan tersebut. Pivot utama berada di area 2.390 dan harga penutupan saat ini berada sedikit di atas level tersebut. Secara teknikal, selama harga mampu bertahan di atas pivot, peluang melanjutkan kenaikan menuju resistance pertama di sekitar 2.530 tetap terbuka.
Yang menarik, harga penutupan 2.490 saat ini hampir tepat berada di area resistance menurut metode Woodie's dan DeMark's. Ini menjelaskan mengapa kenaikan hari ini belum otomatis mengubah seluruh indikator menjadi bullish.
Pasar masih membutuhkan konfirmasi tambahan untuk menembus area resistance tersebut sebelum melanjutkan perjalanan menuju target yang lebih tinggi.
Apabila resistance terdekat berhasil ditembus, ruang kenaikan menuju area 2.710 menjadi semakin realistis. Target kedua di 2.950 bahkan berdekatan dengan EMA50 dan EMA200 yang selama ini menjadi area tekanan teknikal utama.
Kesimpulannya, indikator teknikal harian memang masih menggambarkan bahwa MDKA berada dalam tren yang belum sepenuhnya sehat. Moving average masih bearish dan sebagian besar oscillator belum berbalik arah.
Biasanya, lonjakan harga yang didukung volume besar, munculnya sinyal beli pada indikator momentum tertentu, serta posisi harga yang mulai bertahan di atas pivot point menunjukkan bahwa tekanan jual mulai kehilangan dominasinya.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.