Logo
>

Meredanya Ketegangan Iran: Tekan Harga Emas Global

B. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak Februari ditutup melemah 0,3 persen menjadi USD4.623,70 per ons

Ditulis oleh Pramirvan Datu
Meredanya Ketegangan Iran: Tekan Harga Emas Global
Ilustrasi emas perhiasan. Foto: Dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - Harga emas tergelincir pada Kamis, tertekan penguatan dolar AS menyusul rilis data klaim pengangguran Amerika yang lebih baik dari ekspektasi. Sikap Presiden AS Donald Trump yang cenderung moderat terhadap Iran juga meredam minat investor terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai.

    Emas spot turun tipis 0,1 persen ke USD4.614,93 per ons pada pukul 01.30 WIB, setelah sebelumnya sempat menyentuh rekor tertinggi di USD4.642,72 per ons, menurut laporan Reuters di Bengaluru, Kamis Jumat 16 Januari 2026 dini hari WIB. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak Februari ditutup melemah 0,3 persen menjadi USD4.623,70 per ons.

    Data klaim awal tunjangan pengangguran Amerika yang mengejutkan dengan penurunan pekan lalu mendorong Indeks Dolar (DXY) menanjak ke level tertinggi sejak 2 Desember. Kenaikan greenback ini membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. 

    "Data terbaru memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed akan menahan suku bunga setidaknya hingga paruh pertama tahun ini. Indeks DXY yang berada di level tertinggi beberapa pekan terakhir memberi tekanan tambahan pada harga emas," ujar Peter Grant, Vice President Zaner Metals.

    Trump menegaskan tidak memiliki rencana memecat Ketua Federal Reserve Jerome Powell, meski adanya penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap pimpinan bank sentral. Namun, dia menekankan masih terlalu dini untuk menentukan langkah kebijakan selanjutnya. 

    The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan 27-28 Januari, meski pasar tetap mengantisipasi kemungkinan dua kali pemangkasan masing-masing sebesar 25 basis poin sepanjang tahun.

    Trump juga menyatakan telah menerima laporan bahwa aksi pembunuhan dalam penindakan protes di Iran mulai mereda, tanpa rencana eksekusi massal. Pernyataan ini menegaskan pendekatan “wait and see” setelah sebelumnya Trump sempat melontarkan ancaman intervensi. Grant menilai meredanya ketegangan geopolitik sedikit menekan harga emas. Namun, ia memandang pelemahan saat ini bersifat korektif dan diperkirakan akan dimanfaatkan pasar sebagai kesempatan beli.

    Logam kuning tetap diminati sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, serta lingkungan suku bunga rendah. Di sisi lain, Gubernur Bank Sentral Polandia Adam Glapinski menyebut cadangan emas negaranya mencapai 550 ton pada akhir 2025, dengan target meningkat menjadi 700 ton ke depan.

    Sementara itu, harga perak spot turun 0,3 persen ke USD92,50 per ons setelah sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di USD93,57 per ons. Platinum spot melemah 0,8 persen ke USD2.404,18 per ons, sedangkan paladium relatif stabil di USD1.826,32 per ons.(*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Pramirvan Datu

    Pram panggilan akrabnya, jurnalis sudah terverifikasi dewan pers. Mengawali karirnya sejak tahun 2012 silam. Berkecimpung pewarta keuangan, perbankan, ekonomi makro dan mikro serta pasar modal.