Logo
>

MINA Umumkan RUPSLB, Saham Bergerak Agresif

Pengumuman RUPSLB MINA memicu lonjakan harga dan aktivitas transaksi tinggi. Namun agenda rapat yang belum terungkap membuat pergerakan saham masih berbasis ekspektasi pasar.

Ditulis oleh Yunila Wati
MINA Umumkan RUPSLB, Saham Bergerak Agresif
PT Sanurhasta Mitra Tbk. Foto: Dok Perusahaan.

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – PT Sanurhasta Mitra Tbk, berkode emiten MINA, mengumumkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasar (RUPSLB) pada 15 Januari 2026. Dalam pengumuman resminya, MINA menegaskan pemegang saham yang berhak hadir adalah yang tercatat dalam daftar pemegang saham per 23 Desember 2025, hingga pukul 16.00 WIB.

    Pemegang saham yang ingin hadir wajib melakukan pendaftaran melalui KSEI, untuk memperoleh Konfirmasi Tertulis untuk Rapat. Dan sesuai ketentuan, pemegang saham yang mewakili sedikitnya 1/20 dari total saham dengan hak suara. 

    Meski belum dirinci apa saja agendanya, penyelenggaraan RUPSLB biasanya berkaitan dengan aksi korporasi strategis, perubahan struktur permodalan, transaksi material, atau keputusan penting lainnya yang memerlukan persetujuan pemegang saham di luar RUPS tahunan.

    Meski demikianr Respons pasar terlihat cukup agresif. Pada perdagangan Senin siang, 5 Januari 2026, saham MINA menguat 7,89 persen ke level 492, dengan volume transaksi mencapai sekitar 12,16 juta saham dan nilai transaksi menembus Rp582,8 miliar. 

    Harga sempat menyentuh level tertinggi harian di 525, sebelum terkoreksi dan bertahan di bawahnya. Struktur order book menunjukkan minat beli yang masih kuat di area 480–490, sementara tekanan jual mulai menumpuk bertahap di atas 500 hingga 525. 

    Pola ini mencerminkan adanya tarik-menarik antara pemburu momentum dan pelaku yang mulai mengunci keuntungan.

    Secara intraday, pergerakan MINA menunjukkan volatilitas yang meningkat seiring munculnya sentimen RUPSLB. Kenaikan harga tidak terjadi dalam kondisi sepi, melainkan ditopang frekuensi transaksi yang cukup tinggi, menandakan partisipasi pasar yang luas. 

    Namun, belum terlihat indikasi dominasi satu arah yang ekstrem seperti antrean ARA, sehingga pergerakan masih berada dalam fase eksplorasi harga.

    Dengan kombinasi pengumuman RUPSLB dan lonjakan harga, MINA kini memasuki fase sensitif. Pasar tampak sedang melakukan pricing in terhadap potensi keputusan penting yang akan dibahas pada 15 Januari mendatang. 

    Selama agenda rapat belum diungkap secara rinci, pergerakan saham berpotensi tetap volatil dan sangat bergantung pada ekspektasi, bukan konfirmasi fundamental. Ini menjadikan MINA sebagai saham yang tengah diuji: apakah penguatan saat ini akan berlanjut seiring kejelasan agenda RUPSLB, atau justru berubah menjadi fase konsolidasi setelah lonjakan awal.(*)

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Yunila Wati

    Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

    Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

    Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79