KABARBURSA.COM - Manajemen PT Mitra Investido Tbk (MITI) melaporkan jika perusahaan telah meningkatkan modal ke entitas anak Perseroan yakni PT Nusantara Bina Silika (NBS).
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) pada 14 November 2025.
Presiden Direktur MITI, Andreas Tjahjadi mengatakan setoran modal ke NBS sebesar Rp16 miliar. Sehingga, prosentase kepemilikan saham Perseroan pada NBS meningkat dari semula 60 persen menjadi 94,59 persen.
"Jumlah penyertaan modal tersebut setara dengan 4,08 persen dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau tidak melebihi 20 persen dari ekuitas Perseroan, seingga penyertaan modal tersebut tidak bersifat material," ujar dia dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin, 29 Desember 2025.
Adapun pada perdagangan hari ini, Senin, 29 Desember 2025, MITI ditutup di zona hijau setelah naik signifikan 8,42 persen atau 32 poin ke level 412.
Sementara dalam satu pekan terakhir, saham ini tercatat naik 5,64 persen. Penguatan lebih tajam terlihat dalam rentang satu bulan dengan lonjakan harga mencapai 54,89 persen.
Pada waktu menengah, saham MITI mencatatkan penguatan 28,75 persen dalam tiga bulan dan melonjak 125,14 persen dalam enam bulan. Kinerja positif tersebut berlanjut pada periode year to date (YTD) dengan kenaikan 159,12 persen.
Dalam perspektif tahunan, saham MITI mencatatkan apresiasi harga yang lebih besar. Sepanjang satu tahun, harga saham MITI meningkat 178,38 persen.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.