KABARBURSA.COM - Pemegang saham pengendali PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) yakni, Sujaka Lays terpantau melakukan aksi penjualan saham COAL.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Kamis, 1 Januari 2026, Sujaka Lays melepas sebanyak 70.073.800 saham COAL pada 30 Desember 2025 dengan harga Rp91 per saham.
Manajemen COAL menyampaikan transaksi tersebut diklasifikasikan sebagai penjualan saham biasa dan tujuan penjualan merupakan pertimbangan pribadi.
Dengan transaksi ini, jumlah kepemilikan saham Sujaka Lays di PT Black Diamond Resources Tbk berkurang dari 2,25 miliar saham atau setara 36,01 persen menjadi 2,18 miliar saham atau sekitar 34,89 persen.
Meski kepemilikan berkurang, manajemen COAL menyatakan Sujaka Lays tetap mempertahankan statusnya sebagai pengendali saham Perseroan.
Pada perdagangan terakhir di tahun 2025 atau Selasa, 30 Desember 2025, saham COAL ditutup menguat 1,18 persen atau 1 poin ke level Rp86.
Mengutip data perdagangan Stockbit, saham COAL tercatat menguat sebesar 3,61 persen dalam sepekan terakhir. Penguatan juga terlihat dalam jangka menengah, dengan kenaikan 50,88 persen dalam tiga bulan serta lonjakan 126,32 persen dalam enam bulan.
Secara tahunan, saham emiten yang fokus dalam pertambangan batu bara ini masih mencatatkan kenaikan 86,96 persen. Namun demikian, jika ditarik lebih panjang, kinerja saham COAL dalam tiga tahun terakhir masih terkoreksi 41,10 persen.
Adapun pada perdagangan terakhir, saham COAL terpantau belum diakumulasi oleh investor asing.
Melansir data Stockbit, hanya dua broker yang menampung pembelian asing yakni NI dan KK yang masing-masing membeli Rp169 juta dan Rp35,6 juta di harga rata-rata Rp85 dan Rp89.
Sebaliknya, terdapat tiga broker yang memfasilitasi asing untuk melepas saham COAL. Broker tersebut di antaranya AK, CC, dan YP. (*)