KABARBURSA.COM - PT Petrosea Tbk (PTRO) mengumumkan perkembangan terkini pada lini bisnis Jasa Pertambangan Perusahaan, khususnya dalam pelaksanaan kontrak jasa pertambangan dengan PT Pasir Bara Prima (PBP) yang merupakan salah satu anak usaha PT Singaraja Putra Tbk (SINI).
Manajemen menyampaikan hingga kini, Perusahaan telah berhasil mencatat realisasi kegiatan pengupasan dan pemindahan lapisan penutup (overburden removal) mencapai lebih dari 7,2 juta BCM.
Jangka waktu dari kontrak adalah sepanjang usia tambang (life of mine) dengan estimasi nilai kontrak mencapai sekitar Rp17,4 triliun, dengan lingkup pekerjaan mencakup pengupasan dan pemindahan lapisan penutup (overburden removal) dengan estimasi volume overburden sekitar 234,9 juta BCM, serta produksi batubara sekitar 26,0 juta ton.
Manajemen menegaskan Petrosea akan terus memperkuat sinergi dan mendukung seluruh proyek di dalam grup, termasuk memastikan pencapaian kinerja yang optimal bagi anak usaha pertambangan lainnya milik SINI, guna mendukung realisasi strategi pertumbuhan grup Petrindo seiring dengan rencana Petrindo untuk mengakuisisi SINI.
Setelah menjadi pemegang saham pengendali SINI, Petrindo secara konsolidasi akan memiliki sejumlah konsesi tambang batubara dengan total nilai reserve sebesar 378 juta ton thermal dan metallurgical coal yang akan menjadikan Petrindo sebagai salah satu
perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia.
Sejalan dengan pencapaian tersebut, anak usaha yang dimiliki 51 persen oleh Petrosea dan 49 persen oleh PT Pasir Bara Prima, yaitu PT Lintas Kelola Bersama (LKB) saat ini tengah menyelesaikan pembangunan jalan tambang (hauling road).
Jalan tambang yang akan dikelola oleh LKB tersebut memiliki total panjang sekitar 29,6 kilometer dan terbagi ke dalam enam segmen jalan, dengan pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalan tambang tersebut dilaksanakan oleh Petrosea.
Michael, Presiden Direktur Petrosea menyampaikan pencapaian ini menunjukkan kapabilitas Petrosea dalam mengelola proyek jasa pertambangan yang terintegrasi dengan pengelolaan infrastruktur jalan tambang secara berkelanjutan.
"Ke depan, kami akan memastikan setiap langkah pengembangan, termasuk pengelolaan hauling road, dijalankan secara prudent dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar dia dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin, 29 Desember 2025.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.