Logo
>

PT PP Raih Kontrak Baru Senilai Rp934,36 Miliar

Perseroan resmi menandatangani kontrak proyek rancang bangun pembangunan gedung kantor Jampidum, Jamdatun, Jamwas, dan BPA tahun anggaran 2026.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
PT PP Raih Kontrak Baru Senilai Rp934,36 Miliar
Ilustrasi PT PP (Persero) Tbk. Foto: Dok PT PP

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berhasil memperoleh proyek baru di sektor gedung pemerintahan pada awal tahun 2026.

    Perseroan resmi menandatangani kontrak proyek rancang bangun pembangunan gedung kantor Jampidum, Jamdatun, Jamwas, dan BPA tahun anggaran 2026.

    Melalui kontrak ini, PTPP dipercaya untuk melaksanakan proyek dengan nilai sebesar Rp934,36 miliar (termasuk PPN) dan masa pelaksanaan 360 hari kalender.

    Proyek tersebut semakin memperkuat portofolio PTPP di segmen gedung institusional, sekaligus mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap kapabilitas perseroan dalam menangani proyek strategis.

    Pembangunan gedung tersebut dirancang untuk mendukung transformasi kelembagaan Kejaksaan Agung melalui penyediaan fasilitas kerja yang modern, terintegrasi, dan representatif.

    Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas koordinasi antar bidang, mempercepat proses kerja, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

    Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menyampaikan bahwa proyek ini merupakan wujud komitmen perseroan dalam menghadirkan kualitas eksekusi terbaik pada setiap proyek yang dijalankan.

    “Bagi PTPP, kata dia, proyek ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik, tetapi juga memastikan hasil akhir dapat mendukung kebutuhan operasional pengguna secara optimal.

    "Kami berkomitmen menjaga ketepatan waktu, kualitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pekerjaan,” ujarnya Joko dalam keterangannya, Sabtu, 31 Januari 2026.

    Pada perdagangan Jumat, 30 Januari 2026, saham PTPP mencatat kinerja positif setelah ditutup menguat sebesar 5,99 persen atau 20 poin ke level 354.

    Akan tetapi dalam rentang satu pekan terakhir, saham bidang jasa konstruksi ini masih berada di zona pelemahan dengan koreksi 4,32 persen. Tekanan lebih dalam terlihat pada periode satu bulan, harga saham ini tercatat turun 14,49 persen.

    Pelemahan serupa juga tercermin pada periode tiga bulan dan enam bulan masing-masing sebesar 7,33 persen dan 8,29 persen. Secara year to date (YTD), saham PTPP juga masih berada di area negatif dengan penurunan 14,49 persen. (*)

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.