KABARBURSA.COM – Optimisme terhadap arah pasar dan perekonomian Indonesia kembali ditegaskan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai menghadiri acara pembukaan perdagangan pasar 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Ia menilai fondasi ekonomi nasional saat ini sudah membaik dan memberi ruang besar bagi penguatan pasar ke depan.
“Kalau saya lihat, ada optimisme di pasar. Pasar kita akan membaik terus ke depan,” ujar Purbaya di Gedung BEI, Jakarta pada Jumat, 2 Desember 2025.
Menurutnya, perbaikan fondasi ekonomi yang terjadi saat ini akan berlanjut pada tahun berjalan, seiring kebijakan moneter yang lebih akomodatif. Penurunan suku bunga yang dilakukan bersama Bank Indonesia dinilai akan mempercepat pergerakan ekonomi secara keseluruhan.
“Pasar doang kita akan membaik terus ke depan. Kalau saya lihat fondasi ekonominya yang sudah agak membaik sekarang, tahun ini akan lebih baik lagi. Karena kebajakan kita dengan BI sudah turun, seharusnya ekonominya akan semua lebih cepat.,” katanya.
Purbaya juga menanggapi pertanyaan mengenai potensi Indeks Harga Saham Gabungan menembus level psikologis 10.000. Ia menilai target tersebut bukan sesuatu yang mustahil dicapai dalam kondisi ekonomi yang terus membaik.
“Itu (10.000) bukan angka yang mustahil dicapai. Bahkan bisa lebih,” ucapnya.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang terjaga, kebijakan yang konsisten, serta kepercayaan pasar menjadi faktor utama dalam mendorong pasar modal bergerak lebih tinggi.
“Dari pertumbuhan ekonomi yang baik, lebih baik di mana kita lakukan, kita harus memasang api, kalau perlu itu saya punya. Ekonominya lah.Pertumbuhan ekonomi yang lain-lain,” ucap dia.
Menurut Purbaya, selama arah kebijakan ekonomi tetap mendukung dan stabilitas terjaga, pelaku pasar perlu bersiap menghadapi peluang yang terbuka.(*)