Logo
>

PZZA Resmi Genggam 52 Persen Saham HAY, Intip Strateginya!

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, setiap saham baru yang diterbitkan HAY memiliki nilai sebesar Rp1 juta per lembar saham.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
PZZA Resmi Genggam 52 Persen Saham HAY, Intip Strateginya!
Toko Pizza Hut (Foto: dok Sarimelati Kencana)

KABARBURSA.COM - PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) melakukan langkah strategis dengan menyetor modal saham baru setinggi-tingginya sebesar Rp10,4 miliar kepada PT Halal Artisan Yummie (HAY)

Lewat transaksi tersebut, PZZA akan menggenggam 52 persen sahan dan menjadi pemegang saham mayoritas sekaligus pengendali baru di HAY.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, setiap saham baru yang diterbitkan HAY memiliki nilai sebesar Rp1 juta per lembar saham.

Manajemen PZZA menyampaikan, nilai investasi ini tergolong aman bagi struktur modal. Persentase nilai transaksi tercatat sebesar 1,01 persen terhadap total ekuitas PZZA yang mencapai Rp1,03 triliun dengan mengacu laporan keuangan perusahaan periode yang berakhir 31 Desember 2025.

Manajemen PZZA menyebut, aksi korporasi ini masuk sebagai transaksi afiliasi karena adanya hubungan kepengurusan kedua perusahaan.

"Yaitu Boy Ardhitya Lukito sebagai Direktur Utama PZZA dan Komisaris Utama HAY," tulis manajemen.

Manajemen optimis transaksi dengan pihak terafiliasi ini jauh lebih menguntungkan bagi pemegang saham dibandingkan jika berkolaborasi dengan pihak.

Menurut manajemen, transaksi serupa dengan pihak tidak terafiliasi dapat memakan waktu lebih lama untuk dilaksanakan, yang kemudian dapat berdampak negatif terhadap kegiatan usaha Perseroan.

Lebih jauh, manajemen menilai bahwa setoran modal ke HAY merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan pasar sekaligus memperkuat posisi perusahaan di industri makanan dan minuman.

"Dengan masuknya PZZA sebagai pemegang saham mayoritas, diharapkan transaksi ini dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan usaha yang lebih terarah," tulis manajemen.

Selain itu, transaksi ini juga diproyeksikan menciptakan sinergi bisnis antara PZZA dan HAY, khususnya dalam diversifikasi produk halal serta inovasi kuliner.

Manenurut manajemen PZZA, kepemilikan sebesar 52 persen memberikan kendali strategis bagi PZZA untuk mengarahkan pengembangan usaha HAY, sehingga dapat memperkuat daya saing dan memperluas peluang bisnis di sektor makanan dan minuman.

Selain itu, transaksi ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang melalui pengembangan usaha dan perluasan jaringan pasar, sehingga dapat memperbaiki kinerja operasional dan arus kas Perseroan.

Manajemen PZZA menyatakan, proyeksi keuangan yang disusun Perseroan menunjukkan bahwa setelah transaksi, rasio keuangan PZZA tetap berada dalam kondisi sehat dan tidak menimbulkan tekanan likuiditas yang signifikan.

"Hal ini sejalan dengan tujuan transaksi yang ditujukan untuk mendukung pertumbuhan usaha tanpa menimbulkan beban keuangan yang berlebihan," tulis manajemen PZZA. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.