Logo
>

Saham Melesat 8,72 Persen, Begini Jawab Direktur PWON

Manajemen PWON menegaskan tidak ada informasi material di balik lonjakan harga sahamnya. Meski masih menguat hari ini, pergerakan mulai memasuki fase konsolidasi dengan struktur yang relatif stabil.

Ditulis oleh Yunila Wati
Saham Melesat 8,72 Persen, Begini Jawab Direktur PWON
Saham PWON terus melesat di tengah koreksi saham properti. Foto: Dok Perusahaan.

Poin Penting :

KABARBURSA.COM – Manajemen PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) memberikan penjelasan terhadap apa yang terjadi pada pergerakan harganya akhir-akhir ini. Diketahui, saham PWON melonjak 8,72 persen dalam sepekan dan 6,25 persen selama sebulan. Saat ini, harga sahamnya menyentuh level 374 per lembar saham.

Dalam keterbukaan informasinya, Rabu, 14 Januari 2026, Manajemen PWON Minarto menjelaskan, sampai saat ini Perseroan tidak mengetahui adanya informasi maupun fakta material yang membuat lonjakan saham terjadi.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal, sebagaimana diatur dalam peraturan Nomor I-E:Kewajiban Penyampaian Informasi Ketentuan Butir Poin III.2.1 dan IV.2.1,” jelas dia.

Dan hingga kini, lanjutnya, juga belum ada informasi maupun fakta atau kejadian penting lain yang bisa mempengaruhi harga saham Perseroan. Semua sebagaimana diatur dalam peraturan OJK Nomor 11/PJOK.04/2017.

Dirinya pun menegaskan, Perseroan juga tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat ini.

Harga Masih Melesat

Hingga perdagangan siang, saham PWON masih bergerak menguat. Harga tercatat berada di level 374, naik 2 poin atau 0,54 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 372.

Sejak pembukaan di 372, PWON sempat bergerak naik hingga menyentuh level tertinggi intraday di 380, sebelum kembali terkonsolidasi di rentang sempit 372–374. Adapun titik terendah harian berada di 372, yang sekaligus menjadi area penyangga jangka pendek.

Pola ini menunjukkan bahwa dorongan beli masih ada, tetapi belum cukup kuat untuk membentuk impuls lanjutan. Harga cenderung bergerak zig-zag dalam rentang sempit, yang mengindikasikan masuk fase konsolidasi aktif dan bukan pelemahan struktural.

Dari sisi valuasi, PWON saat ini diperdagangkan dengan price to earnings ratio (PER) sekitar 8,42 kali, relatif rendah untuk emiten properti skala besar. Kapitalisasi pasar tercatat di kisaran Rp18,01 triliun. Perseroan juga menawarkan dividend yield sekitar 3,48 persen, dengan dividen kuartalan sebesar 3,25 per saham.

Secara historis, PWON masih berada cukup jauh dari level tertinggi 52 minggu di 440, sementara level terendah 52 minggu berada di 304. 

Posisi harga saat ini berada di bagian tengah dari rentang tersebut, yang artinya saham ini belum memasuki fase euforia, tetapi juga tidak berada dalam tekanan ekstrem.

Secara teknikal, selama PWON mampu bertahan di atas area 372, struktur pergerakan masih tergolong stabil. Namun, untuk membentuk momentum lanjutan, harga perlu kembali menembus dan bertahan di atas area 380. Jika gagal, saham ini berpotensi melanjutkan fase sideways dalam jangka pendek.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79