KABARBURSA.COM – Aktivitas transaksi UBS Sekuritas Indonesia (AK) selama periode perdagangan 2–6 Maret 2026 menunjukkan akumulasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Data broker summary memperlihatkan AK mencatat pembelian terbesar pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai sekitar Rp152 miliar. Transaksi tersebut mencakup sekitar 295.438 lot dengan harga rata-rata Rp5.059 per saham.
Pembelian besar berikutnya tercatat pada saham PT United Tractors Tbk (UNTR) sekitar Rp123,4 miliar dengan volume sekitar 42.425 lot dan harga rata-rata Rp29.143 per saham. Nilai akumulasi serupa juga terjadi pada saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang mencapai sekitar Rp123,3 miliar dengan harga rata-rata Rp76.092 per saham.
AK juga mencatat pembelian pada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sekitar Rp88,7 miliar dengan volume sekitar 254.556 lot. Selain itu, saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut masuk dalam daftar akumulasi dengan nilai sekitar Rp81,3 miliar dan harga rata-rata Rp2.873 per saham.
Pada kelompok saham lain, AK membukukan pembelian sekitar Rp72,8 miliar pada saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA). Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga tercatat dibeli sekitar Rp66,9 miliar dengan harga rata-rata Rp1.662 per saham.
Selanjutnya, AK mencatat akumulasi sekitar Rp48 miliar pada saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA). Pembelian juga terlihat pada saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sekitar Rp45,7 miliar serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sekitar Rp43,2 miliar.
Di sisi penjualan, AK tercatat melepas sejumlah saham dengan nilai transaksi besar. Penjualan terbesar terjadi pada saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sekitar Rp341,9 miliar.
AK juga mencatat penjualan pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sekitar Rp241,3 miliar serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sekitar Rp141,4 miliar.
Selanjutnya, penjualan tercatat pada saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sekitar Rp127,3 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sekitar Rp122 miliar.
Saham lain yang dilepas AK meliputi PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sekitar Rp92,1 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sekitar Rp74,3 miliar, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sekitar Rp70,7 miliar.
AK juga tercatat melepas saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sekitar Rp62,9 miliar dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sekitar Rp58,8 miliar sepanjang periode perdagangan tersebut. (*)