KABARBURSA.COM - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dibuka mdibuka menguat 0,83 persen ke level 1.820 pada perdagangan Jumat, 28 November 2025. Meski begitu, saham ini diprediksi bergerak bearish atau menurun.
BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan pergerakan saham SSIA saat ini berada di dalam bearish channel. Saat ini, harga berpotensi untuk menguji resistancenya pada level 1.900.
"Jika mampu tertembus, maka ada potensi untuk melanjutkan penguatan menuju resistance selanjutnya pada 2.230 - 2.325," tulis BRI Danareksa dalam risetnya, Jumat, 28 November 2025.
Meski diprediksi menurun, saham SSIA terpantau banyak dikoleksin asing, terutama pada perdagangan Kamis, 27 November.
Data broker summary kategori foreign di platform Stockbit menunjukkan dominasi aksi beli dari investor global melalui beberapa broker utama, sementara aktivitas jual berada pada porsi yang lebih kecil.
Broker ZP menjadi akumulator terbesar hari ini setelah menghimpun 30.100 lot dengan nilai transaksi Rp5,4 miliar pada harga rata-rata Rp1.809. Pembelian berskala besar juga muncul dari broker AZ, yang mencatatkan transaksi senilai Rp1,7 miliar untuk 9.400 lot di harga rata-rata Rp1.829.
Aksi beli asing lainnya tercatat melalui broker LG, yang melakukan akumulasi 543 lot setara Rp99,9 juta pada harga Rp1.840. Selain itu, broker PD membeli 300 lot senilai Rp53,1 juta pada harga rata-rata Rp1.770. Aktivitas beli dalam skala lebih kecil juga terlihat dari broker AI, YU, dan DP, masing-masing dengan nilai pembelian mulai dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah.
Sementara itu, tekanan jual asing tetap hadir namun dalam kapasitas yang lebih terbatas. Broker AK tercatat sebagai penjual terbesar dengan nilai distribusi mencapai Rp3,7 miliar. Diikuti oleh broker BK, yang melepas saham SSIA senilai Rp687,8 juta. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.