KABARBURSA.COM – Pergerakan bursa Asia hari ini, Rabu, 14 Januari 2026 serempak menguat. Nikkei 225 dan Kospi menguat cukup signifikan dan SSE Composite masih terkoreksi.
Kenaikan Nikkei 225 dan Kospi terjadi di tengah optimisme pelaku pasar terhadap saham teknologi dan ekspektasi stimulus di Jepang yang menopang reli indeks utama kawasan.
Di Tokyo, Nikkei 225 berada di level 54.153,52, naik +604,36 poin atau +1,13 persen dibanding sesi sebelumnya. Penguatan ini terjadi setelah pasar merespons positif terhadap strategi kebijakan fiskal domestik dan momentum di sektor teknologi.
Laporan Reuters menyebutkan, saham Jepang memimpin reli di kawasan Asia, didorong oleh bullishness investor terhadap kecerdasan buatan (AI) dan ekspektasi kebijakan stimulus yang potensial.
“Kami melihat saham global berpotensi melanjutkan kenaikan pada 2026, dengan target kenaikan sekitar 10 persen untuk indeks MSCI AC World hingga akhir tahun,” ujar analis di Citi, dikutip dari Reuters, 13 Januari 2026.
Korea Selatan: Kospi Menguat Moderat
Di Korea Selatan, Kospi menutup sesi pada 4.702,64, meningkat +10,00 poin atau +0,21 persen. Kenaikan indeks ini mencerminkan daya tahan pasar Korea dalam menghadapi sentimen global yang lebih luas.
Kondisi ini terjadi ketika permintaan investor terhadap saham teknologi dan eksposur terhadap pertumbuhan ekonomi masih kuat.
Sebaliknya, di China daratan, SSE Composite tidak menguat seperti indeks regional lain. Indeks ini turun 26,53 poin atau 0,64 persen ke posisi 4.138,76.
Penurunan ini terjadi meskipun pasar Asia menunjukkan reli, dan menggambarkan perbedaan dinamika antara pasar saham China dan bursa lain di kawasan Asia Pasifik.
Sekadar informasi, sentimen pasar regional dipengaruhi oleh lonjakan saham Jepang yang mencerminkan optimisme investor terhadap sektor teknologi dan prospek kebijakan stimulus.
Reuters mencatat rally saham Asia didukung oleh harapan terhadap pertumbuhan global yang kuat pada 2026, bahkan di tengah kekhawatiran geopolitik dan ketidakpastian moneter yang terus berlangsung. (*)