KABARBURSA.COM – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp450 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar 7 April 2026. Nilai tersebut setara Rp80,04 per saham yang akan dibagikan kepada pemegang saham.
Direksi ROTI menyampaikan bahwa pembagian dividen berasal dari laba bersih tahun buku 2025. “Pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp450 miliar atau setara Rp80,04 per saham,” sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi perusahaan.
RUPST yang dihadiri pemegang saham dengan tingkat kehadiran mencapai 95,88 persen tersebut juga menyetujui laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan 2025.
Perseroan turut memberikan pelunasan tanggung jawab kepada direksi dan dewan komisaris atas pengelolaan perusahaan selama periode tersebut.
Selain penetapan dividen, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) juga menyetujui perubahan anggaran dasar terkait penambahan kegiatan usaha. Persetujuan ini mencakup penyesuaian terhadap klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI) 2025 sebagai bagian dari pengembangan bisnis baru.
Dalam keputusan penggunaan laba bersih, perseroan menyisihkan Rp2 miliar sebagai dana cadangan. Sisa laba bersih serta tambahan dari saldo laba ditahan dialokasikan untuk pembagian dividen kepada pemegang saham.
ROTI juga menetapkan jadwal pembagian dividen dengan cum dividen di pasar reguler pada 15 April 2026 dan pembayaran dividen dijadwalkan pada 24 April 2026. Pemegang saham yang tercatat pada 17 April 2026 berhak atas pembagian dividen tersebut.
Dari sisi kinerja, ROTI mencatat pendapatan bersih sebesar Rp3,76 triliun sepanjang 2025. Perseroan menyebut pertumbuhan bisnis tetap terjaga dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 12,9 persen dalam periode panjang.
Dalam paparan kepada pemegang saham, ROTI menegaskan penguatan enam pilar bisnis sebagai fondasi pertumbuhan. Unit usaha tersebut meliputi Sari Roti, Sari Kue, Sari Choco, Indosari Food Solutions, distribusi, serta ritel.
Perusahaan juga mengoperasikan 15 pabrik yang tersebar di berbagai wilayah strategis di Indonesia. Jaringan distribusi modern dan tradisional menjadi bagian dari strategi memperluas penetrasi pasar produk roti.
Langkah penambahan kegiatan usaha serta penguatan lini bisnis tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan jangka panjang. Perseroan menempatkan ekspansi bisnis sebagai salah satu fokus utama untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan.(*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.