Logo
>

Sebanyak 160 Emisi Obligasi dan Sukuk Tercatat di BEI Sepanjang 2025

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi mengatakan total keseluruhan emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI saat ini berjumlah 654 emisi.

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Sebanyak 160 Emisi Obligasi dan Sukuk Tercatat di BEI Sepanjang 2025
Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta. Foto: dok KabarBursa.com

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat emisi obligasi dan sukuk sepanjang tahun 2025 sebanyak 160 emisi dari 75 emiten senilai Rp187,10 triliun.

    Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi mengatakan total keseluruhan emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI saat ini berjumlah 654 emisi.

    "Dengan nilai outstanding sebesar Rp534,00 triliun dan USD139,34 juta, diterbitkan oleh 136 emiten," ujar dia dalam keterangannya dikutip, Minggu, 16 November 2025.

    Sementara Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 191 seri dengan nilai nominal Rp6.423,84 triliun dan USD352,10 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 7 emisi senilai Rp2,13 Triliun.
     

    Adapun selama sepekan periode 10-14 November 2025, terdapat penerbitan empat emisi baru di BEI. Pada  Senin, 10 November 2025, perdagangan BEI dibuka dengan pencatatan perdana Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Syariah (KIK-EBA Syariah) BRI-MI Jakarta Lingkar Baratsatu, yang merupakan KIK-EBA Syariah pertama di Indonesia.

    "Produk ini merupakan sekuritisasi surat berharga ijarah hak pendapatan tol PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) atas ruas tol JORR W1 yang memperoleh peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)," jelas Kautsar. 
     

    Kemudian pada Selasa, 11 November 2025, Obligasi Berkelanjutan V Toyota Astra Financial Services Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2025 oleh PT Toyota Astra Financial Services mulai dicatatkan di BEI.

    Obligasi dicatatkan dengan nominal pokok Rp1 triliun dengan hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia untuk Obligasi adalah AAA(IDN) (Triple A). PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat atas penerbitan ini.
     

    Sedangkan pada Jumat 14 November 2025, Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Tahap IV Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Pegadaian Tahap III Tahun 2025 oleh PT Pegadaian juga dicatatkan di BEI.

    Obligasi dicatatkan dengan nominal Rp3.221.435.000.000,00 dan Sukuk dicatatkan dengan nominal Rp1.553.205.000.000,00.

    "Hasil pemeringkatan dari PEFINDO untuk Obligasi dan Sukuk masing-masing adalah idAAA (Triple A) dan idAAA(sy) (Triple A Syariah) dengan Wali Amanat PT Bank Mega Tbk," pungkas Kautsar. (*) 
     

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Hutama Prayoga

    Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

    Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.