KABARBURSA.COM - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG (SMGR) memperluas jangkauan pasar ekspor ke Benua Afrika melalui anak usahanya, PT Semen Indonesia International (SII).
Lewat SII, SIG melakukan ekspor perdana 45.000 metrik ton (MT) klinker ke Mauritania, Afrika Barat Laut, melalui Pelabuhan Khusus SIG Pabrik Tuban, Jawa Timur, pada bulan Maret 2026.
Pengiriman 45.000 MT klinker tersebut merupakan tahap pertama dari total 90.000 MT yang akan diekspor ke Mauritania pada 2026.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, selain melakukan transformasi dalam pengelolaan pasar domestik, SIG juga terus memaksimalkan potensi pasar regional.
Ekspansi ke pasar Mauritania merupakan langkah strategis SIG untuk memperkuat penetrasi pasar global, khususnya di kawasan Benua Afrika yang tengah berkembang.
“Benua Afrika yang memiliki prospek pertumbuhan infrastruktur yang tinggi. Memenuhi standar internasional, SIG optimis dapat terus meningkatkan daya saing di pasar global,” kata Vita dalam keterangannya dikutip, Senin, 13 April 2026.
Mauritania dinilai sebagai pasar strategis dan potensial karena kebutuhan bahan bangunan yang tinggi untuk mendukung proyek-proyek infrastruktur, namun memiliki keterbatasan kapasitas produksi klinker domestik.
Vita menambahkan, ekspansi SIG ke Mauritania mencerminkan komitmen SIG menjaga pertumbuhan yang berkontribusi terhadap kinerja penjualan Perusahaan.
Pada 2025, SIG berhasil mencatatkan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton, atau meningkat 14,3 persen year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,96 juta ton.
Vita menyatakan, SIG memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung pembangunan regional melalui ketersediaan pasokan bahan bangunan dan keandalan distribusi.
"Karena itu, ke depannya SIG akan terus memperluas jaringan ekspor ke berbagai kawasan potensial lainnya. Kami berharap, inisiatif ini sekaligus semakin memperkuat langkah SIG menjadi perusahaan bahan bangunan terbesar di regional,” pungkas Vita. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.