KABARBURSA.COM - J.P. Morgan Sekuritas Indonesia dengan kode broker BK tercatat melakukan rotasi portofolio dalam skala besar sepanjang periode 17–21 November 2025.
Pada sisi pembelian, BMRI menjadi saham dengan akumulasi terbesar. J.P Morgan tercatat memborong sebesar Rp651,8 miliar atau sekitar 1,3 juta lot saham Bank Mandiri di harga rata-rata Rp4.904.
Aksi beli lanjutan juga terlihat pada saham-saham sektor otomotif dan kesehatan. ASII dibeli J.P Morgan senilai Rp78,1 miliar sekitar 8 ribuan lot di harga rata-rata Rp6.424.
Sementara itu, J.P. Morgan juga menyerok saham industri kesehatan yakni KLBF yang diborong sebesar Rp31,5 miliar, di kisaran harga Rp1.218.
Pada sektor perbankan lainnya, BBNI ikut dibeli broker ini dengan akumulasi sebesar Rp35,6 miliar, atau 79.579 lot di harga rata-rata Rp4.445.
Tak hanya itu, J.P. Morgan juga mengakumulasi saham INCO dalam sepekan dengan nilai pembelian Rp31,5 miliar dan Rp31 miliar.
Di sisi distribusi, BBCA menjadi saham yang paling banyak dilepas dengan nilai penjualan mencapai Rp207,9 miliar atau 246.641 lot di harga rata-rata Rp8.461. Distribusi besar juga terjadi di BBRI dengan nilai Rp68,5 miliar di harga rata-rata Rp3.973.
Tekanan distribusi tak hanya terjadi pada perbankan. Emiten komoditas seperti BUMI dan ANTM masing-masing dilepas J.P. Morgan sebesar Rp65,8 miliar dan Rp55,7 miliar.
Sementara TLKM, salah satu saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia, turut dilepas J.P. Morgan sebesar Rp53,6 miliar di harga rata-rata Rp3.590.