KABARBURSA.COM - Sejumlah saham terpantau tengah diakumulasi oleh bandar. Berdasarkan screening KabarBursa.com, Minggu, 28 Desember 2025, tercatat ada tiga saham yang dikoleksi bandar dengan angka jumbo.
Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menempati posisi teratas dengan bandar value mencapai sekitar Rp 53,51 miliar, lebih tinggi dibandingkan bandar value Moving Average (MA) 10 di kisaran Rp53,31 miliar.
Di posisi berikutnya, saham PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) yang juga mencatatkan aktivitas akumulasi solid. Bandar value CNMA tercatat sebesar Rp35,42 miliar, atau berada di atas rata-rata MA10 di level Rp35,26 miliar.
Sementara itu, saham PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) turut masuk dalam radar dengan bandar value mencapai Rp3,76 miliar, melonjak signifikan dibanding bandar value MA10 di kisaran Rp1,56 miliar.
Meski begitu pada perdagangan terakhir pekan ini, Rabu, 24 Desember 2025, saham INET ditutup di zona merah usai terkoreksi cukup dalam sebesar 12,28 persen ke level Rp750.
Di luar koreksi, INET sebenarnya sedang mencatat kinerja baik dalam beberapa perdagangan terakhir. Dalam satu minggu, saham emiten teknologi ini menguat 3,45 persen.
Pun dalam satu bulan saham ini menghijau usai menguat sebesar 19,05 persen dan dalam tiga bukan penguatan terpantau signifikan hingga 228,95 persen.
Lain halnya dengan CNMA, saham emiten pengelola bioskop ini menguat 0,84 persen ke level Rp120 pada perdagangan sebelum hari raya Natal.
Dalam jangka pendek CNMA masih menunjukkan kinerja positif. Dalam sepekan, saham ini naik 1,69 persen. Penguatan juga terjadi di periode satu dan tiga bulan yang masing-masing 2,56 persen dan 0,84 persen.
Hal senada juga dialami saham MGNA yang naik signifikan 34,59 persen ke level Rp214. MGNA memang tengah menunjukkan kinerja gemilang. Dalam periode sepekan misalnya, saham ini menguat 39,87 persen.
Dalam sebulan, saham emiten jasa konsumen ini perkasa 98,15 persen, sementara dalam tiga bulan MGNA juga terpantau menguat lebih jauh sebesar 375,56 persen. (*)