Logo
>

Top Gainer dengan Frekuensi Tertinggi, BCIP Sedang Apa?

Saham BCIP mencatat kenaikan harga dua digit pada 24 Desember 2025, bersamaan dengan sejumlah lonjakan.

Ditulis oleh Syahrianto
Top Gainer dengan Frekuensi Tertinggi, BCIP Sedang Apa?
Saham PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) mencatatkan kenaikan harga signifikan pada perdagangan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru). (Foto: Dok. Bumi Citra Permai)

Poin Penting :

KABARBURSA.COM – Saham PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) mencatatkan kenaikan harga signifikan pada perdagangan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), disertai peningkatan aktivitas transaksi.

Merujuk data perdagangan di platform Stockbit pada Rabu, 24 Desember 2025, BCIP ditutup menguat 27,14 persen ke level 89 dari harga penutupan sebelumnya 70. 

Sepanjang sesi perdagangan, saham ini membukukan frekuensi transaksi sekitar 17.500 kali, tertinggi di antara saham yang masuk daftar top gainer pada hari tersebut. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp22,59 miliar.

Data orderbook menunjukkan bahwa pada akhir perdagangan, total antrean beli (bid) BCIP tercatat sekitar 179.658 lot, sementara total antrean jual (offer) mencapai sekitar 336.815 lot. 

Penawaran jual terlihat tersebar di beberapa level harga, terutama pada rentang 90 hingga 94, yang berada di atas harga penutupan.

Dari sisi aktivitas broker pada perdagangan harian, pembelian terbesar tercatat melalui Stockbit Sekuritas Digital (XL) dengan nilai sekitar Rp1,7 miliar atau 194,9 ribu lot pada harga rata-rata 87. 

Pembelian juga dilakukan oleh BNI Sekuritas (NI) sebesar Rp281,2 juta atau 30,6 ribu lot, serta Phillip Sekuritas Indonesia (KK) senilai Rp226,9 juta atau 24,1 ribu lot.

Di sisi penjualan, Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP) mencatatkan nilai jual terbesar sebesar sekitar Rp779 juta atau 87,7 ribu lot pada harga rata-rata 87. 

Penjualan juga dilakukan oleh Yakin Bertumbuh Sekuritas (YB) sebesar Rp297,9 juta atau 30,3 ribu lot, serta Indo Premier Sekuritas (PD) senilai Rp226,4 juta atau 25,5 ribu lot. Ajaib Sekuritas Indonesia (XC) dan Mandiri Sekuritas (CC) turut mencatatkan transaksi jual pada hari yang sama.

Jika dilihat dalam periode 18–24 Desember 2025, data broker menunjukkan pembelian terbesar dilakukan oleh Stockbit Sekuritas Digital (XL) dengan nilai sekitar Rp3 miliar atau 356,8 ribu lot pada harga rata-rata 85. 

Pembelian juga tercatat melalui Phillip Sekuritas Indonesia (KK) dan BNI Sekuritas (NI) dalam periode tersebut.

Sementara itu, penjualan terbesar dalam periode yang sama dilakukan oleh Universal Broker Indonesia Sekuritas (TF) sebesar sekitar Rp3 miliar atau 377,9 ribu lot pada harga rata-rata 80, diikuti Henan Putihrai Sekuritas (HP) dengan nilai jual sekitar Rp1,2 miliar atau 161,5 ribu lot.

10 Saham Top Gainer

Pada perdagangan Rabu, 24 Desember 2025, setidaknya 10 saham mencatatkan lonjakan harga tertinggi di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Saham PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) menjadi top gainer dengan kenaikan 34,59 persen ke level 214. Pergerakan MGNA ditopang dominasi bid yang sangat kuat, dengan antrean beli 34.305 lot. Aktivitas ini berlangsung dengan frekuensi sekitar 5.460 kali transaksi.

Situasi serupa terlihat pada PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) yang naik 25 persen ke 650. Saham ini bergerak dengan karakteristik likuiditas sangat tipis, open, high, dan low berada di level yang sama. 

Di orderbook, total bid mencapai sekitar 422.801 lot, dengan offer nyaris nihil, namun hanya ditopang frekuensi sekitar 1.630 kali transaksi.

Berbeda dengan dua saham tersebut, PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) yang naik 27,14 persen ke 89 menunjukkan pola lain. Di balik kenaikan harga, total offer tercatat sekitar 336.815 lot, lebih besar dibanding bid sekitar 179.658 lot, terutama menumpuk di level 90 hingga 94. Pergerakan ini terjadi dengan frekuensi sekitar 17.500 kali transaksi, menandakan kenaikan yang berlangsung di tengah distribusi aktif.

Pola reli yang disertai supply aktif juga terlihat pada PT Hotel Fitra International Tbk (FITT), PT Metropolitan Land Tbk (MTLA), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI), serta PT Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT). 

FITT mencatat offer sekitar 12.273 lot berhadapan dengan bid 8.130 lot, dengan frekuensi sekitar 3.000 kali transaksi. MTLA memperlihatkan bid 11.866 lot dan offer 1.841 lot dengan frekuensi sekitar 1.340 kali. 

Pada PGLI, offer 13.083 lot lebih dominan dibanding bid 9.354 lot, terjadi dalam sekitar 1.530 kali transaksi, sementara ASJT mencatat bid 41.511 lot dan offer 30.536 lot dengan frekuensi relatif tinggi sekitar 6.960 kali transaksi.

Di sisi lain, dua saham menunjukkan struktur yang relatif lebih seimbang. PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) yang naik 10,13 persen ke 2.500, memperlihatkan bid berlapis dan cukup tebal dengan offer yang masih terkontrol. 

Karakter serupa terlihat pada PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) yang menguat 11,74 persen ke 1.285, di mana aktivitas jual dan beli sama-sama hidup, mencerminkan transaksi yang lebih organik.

Sementara itu, PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) naik 12,50 persen ke 630 dengan kondisi bid dan offer relatif berimbang. Di orderbook, total bid sekitar 2.043 lot berhadapan dengan offer 2.444 lot, berlangsung dalam sekitar 744 kali transaksi. (*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.