Logo
>

Wall Street Menguat, Investor Bersiap Sambut IPO SpaceX

Wall Street ditutup menguat dengan Nasdaq dan S&P 500 berada di zona hijau

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Wall Street Menguat, Investor Bersiap Sambut IPO SpaceX
Ilustrasi: Plang nama jalan Wall Street (Foto: PxHere)

KABARBURSA.COM - Bursa Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup menguat setelah dua indeks yakni S&P 500 dan Nasdaq mencatat kinerja positif.

Mengutip CNBC, S&P 500 ditutup menguat 0,30 persen ke level 7.405,73. Sementara Indeks Nasdaq meningkat 0,86 persen menjadi 25.929,66.

Diketahui, indeks Nasdaq mengalami penurunan 4,2 persen pada perdagangan Jumat lalu, sebuah catatan terburuk sejak April 2025. Hal ini terjadi setelah investor mengambil untung dari saham-saham perusahaan chip du tengah kekhawatiran harga saham terlalu tinggi di tengah ekonomi yang tak pasti. 

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup di zona merah setelah melemah 0,16 persen ke level 50.786,01.

Direktur investasi di US Bank Asset Management mengatakan di tengah ketidakpastian ini pasar terus melakukan evaluasi katalis dan potensi risiko.

“Fundamental kuat yang ada di AS berdasarkan kekuatan konsumen, belanja modal, siklus pendapatan perusahaan, sebagian besar telah mengimbangi risiko yang terkait dengan konflik Timur Tengah.” kata dia.

"Namun, semakin lama konflik berlangsung, semakin besar potensi kerusakannya terhadap aktivitas ekonomi fundamental [karena] terciptanya tekanan inflasi yang melampaui sifat sementara,” tambahnya.

Dalam sepekan ke depan, perhatian investor tertuju pada data inflasi dan Initial Public Offering (IPO) SpaceX milik Elon Musk di bursa AS yang dijadwalkan pada 11 Juni 2026.

IPO tersebut diperkirakan bakal menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Wall Street. Adapun harga penawaran perdana SpaceX sebesar USD135 per saham.

Callie Cox, kepala ahli strategi pasar di Ritholtz Wealth Management mengatakan penawaran saham-saham besar telah menandai puncak kelebihan dalam siklus pasar sebelumnya.

"Jadi tampaknya ada keheningan yang canggung seputar apa yang mungkin diisyaratkan oleh hal ini terhadap sentimen pasar,” kata dia.

“Banyak investor tampak menahan diri dan skeptis, tetapi dapatkah temperamen itu bertahan ketika IPO terbesar sepanjang masa akan segera terjadi?” lanjutnya. 
 

Terpisah, pasar Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Senin sebagai repons terhadap penurunan Nasdaq hari Jumat. Indeks acuan Korea Selatan, Kospi menurun hingga delapan persen menjadi 7.484,41 serta Nikkei 225 Jepang turun 3,85 persen ke level 64.024,6.

Masih merujuk CNBC, serangan yang dilakukan oleh Iran pada Minggu membuat kekhawatiran baru tentang stabilitas gencatan senjata antara Washington dan Teheran. 
 

Adapun harga minyak mentah dunia ditutup menguat setelah naik lebih dari satu persen pada perdagangan Senin, 8 Juni 2026.

Kondisi ini terjadi setelah Israel kembali menyerang Iran yang membuat memudarnya harapan berakhirnya perang.  Kendati demikian, kedua negara sepakat akan menghentikan serangan usai adanya seruan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Namun di satu sisi, Teheran menyatakan bakal melanjutkan serangan jika Israel terus menyerang Hizbullah di Lebanon.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka ditutup lebih tinggi USD1,16, atau 1,3 persen ke level USD94,25 per barel. Sementara  minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka ditutup di harga USD91,30 atau naik  0,8 persen. (*) 

 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.