KABARBURSA.COM – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp4 miliar dari laba bersih tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu, 13 Mei 2026.
Keputusan tersebut diambil dalam mata acara kedua RUPST setelah perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp40.019.501.701 atau Rp40 miliar sepanjang 2025.
RUPST yang digelar secara hybrid di WIKA Tower 2 Jakarta dan melalui sistem Electronic General Meeting System KSEI atau eASY KSEI itu dihadiri sebanyak 6.089.412.222 saham atau mewakili 69,87 persen dari total 8.715.466.600 saham yang telah dikeluarkan perseroan.
Dalam keputusan rapat, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih dengan rincian sebesar 10 persen atau Rp4 miliar ditetapkan sebagai dividen tunai, sedangkan 90 persen Rp36.010.387.065 atau Rp36 miliar dialokasikan sebagai cadangan lainnya.
“Sebesar 10 persen dari laba bersih atau senilai Rp4.009.114.636 ditetapkan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham atau sebesar Rp0,46 per saham,” demikian keputusan RUPST WIKA Beton dalam keterangan tertulis yang diterima KabarBursa.com pada Kamis, 14 Mei 2026.
Perseroan juga memberikan kuasa kepada direksi dengan hak substitusi untuk mengatur lebih lanjut tata cara dan pelaksanaan pembagian dividen tunai sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk melakukan pembulatan pembayaran dividen per saham.
Selain menyetujui penggunaan laba bersih, RUPST turut menyetujui laporan tahunan perseroan termasuk laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris tahun buku 2025 serta mengesahkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Sepanjang 2025, WIKA Beton membukukan omzet penjualan sebesar Rp3,59 triliun dengan total kontrak baru mencapai Rp4,01 triliun. Di tengah tantangan sektor konstruksi, perseroan tetap mampu mencatat laba diatribusikan sebesar Rp40 miliar.
Sebagai bagian dari ekosistem BUMN dan Danantara, WIKA Beton merupakan anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang bergerak di bidang industri beton pracetak terbesar di Indonesia. Perseroan menerapkan pola precast Engineering-Production-Installation atau EPI dan memiliki empat anak usaha yakni PT Wijaya Karya Komponen Beton, PT Wijaya Karya Krakatau Beton, PT Citra Lautan Teduh, dan PT Wijaya Karya Pracetak Gedung.(*)