Logo
>

YELO Beri Jawaban ke BEI, Ternyata Soal Ini

Manajemen Yelooo Integra Datanet menjelaskan pengembangan jaringan internet dalam klarifikasi resmi kepada BEI.

Ditulis oleh Syahrianto
YELO Beri Jawaban ke BEI, Ternyata Soal Ini
PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) menyampaikan tanggapan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) atas permintaan penjelasan terkait kinerja operasional dan keuangan perseroan. (Foto: Dok. KabarBursa)

Poin Penting :

    KABARBURSA.COM – PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) menyampaikan tanggapan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) atas permintaan penjelasan terkait kinerja operasional dan keuangan perseroan. Klarifikasi tersebut mencakup penurunan pendapatan, kondisi arus kas, hingga pengembangan bisnis jaringan internet.

    Direktur Utama Yelooo Integra Datanet, Wewy Suwanto, menyampaikan bahwa perseroan masih menghadapi keterbatasan modal kerja dalam pengembangan jaringan. 

    “Kendala yang dihadapi Perseroan adalah modal kerja yang masih terbatas untuk pengembangan jaringan internet,” ujarnya dalam surat tanggapan kepada BEI, Rabu, 31 Desember 2025.

    Dalam penjelasan tersebut, manajemen YELO menegaskan tidak terdapat pemutusan kontrak dengan pemasok maupun pelanggan. Perseroan juga menyatakan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja karyawan sepanjang periode berjalan.

    Manajemen menjelaskan bahwa kebutuhan modal kerja untuk menjalankan kegiatan operasional pada 2025 dipenuhi dari kas internal perseroan. Kegiatan operasional pada segmen infrastruktur saat ini difokuskan pada pengembangan jaringan internet melalui entitas anak.

    Terkait kinerja keuangan, YELO mengonfirmasi pendapatan perseroan per 30 September 2025 tercatat sebesar Rp53,86 miliar atau turun 75,58 persen secara tahunan. Penurunan tersebut terutama berasal dari segmen voucher isi ulang pulsa, seiring ketatnya persaingan harga, penurunan daya beli masyarakat, serta pergeseran pola konsumsi ke layanan e-banking dan marketplace.

    Sementara itu, realisasi pendapatan dari segmen jaringan internet masih terbatas karena bisnis tersebut masih berada pada tahap pengembangan. Segmen ini dikelola melalui entitas anak PT Komunikasi Profesional Indonesia yang diakuisisi pada 27 Desember 2024, dengan cakupan layanan yang saat ini masih terkonsentrasi di wilayah Jawa bagian barat.

    YELO juga memaparkan kondisi piutang lain-lain pihak ketiga yang direklasifikasi ke bagian tidak lancar. Total piutang lain-lain tercatat sebesar Rp54,55 miliar dengan tingkat outstanding mencapai 84 persen. Selain itu, perseroan mencatat uang jaminan pemasok sebesar Rp20,69 miliar yang digunakan sebagai deposit pembangunan jaringan kabel fiber optik.

    Dari sisi likuiditas, arus kas operasi YELO per 30 September 2025 tercatat negatif Rp403,66 juta, namun membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih negatif Rp13,68 miliar. Perbaikan tersebut didorong oleh efisiensi biaya serta divestasi entitas anak PT Telemedia Komunikasi Pratama pada Juni 2024.

    Manajemen YELO menegaskan tidak terdapat informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan. (*)

    Disclaimer:
    Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

    Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

    Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

    Gabung Sekarang

    Jurnalis

    Syahrianto

    Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

    Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

    Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

    Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.