KABARBURSA.COM – Denza, sub-merek premium milik BYD, menaikkan harga SUV plug-in hybrid (PHEV) N8L setelah memperbarui teknologi kendaraan tersebut dengan baterai berkapasitas lebih besar, arsitektur kelistrikan 1.000 volt, serta fitur pengisian daya cepat (flash charging).
Melansir dari CarNewsChina, Denza N8L terbaru kini dipasarkan dalam dua varian dengan harga 319.800 yuan dan 349.800 yuan atau sekitar Rp725-794 jutaan. Harga tersebut naik 20.000 yuan atau Rp45 jutaan dibandingkan model sebelumnya yang diluncurkan pada akhir 2025 dengan banderol mulai 299.800 yuan atau Rp680 jutaan.
Kenaikan harga tersebut beriringan dengan peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan. BYD memperbesar kapasitas baterai lithium iron phosphate (LFP) dari 46,99 kWh menjadi 75,26 kWh, atau meningkat sekitar 60 persen.
Peningkatan kapasitas baterai membuat jarak tempuh kendaraan dalam mode listrik murni berdasarkan standar CLTC bertambah dari 230 kilometer menjadi 430 kilometer.
Pengisian Daya jadi Senjata Baru
Selain baterai yang lebih besar, pembaruan utama Denza N8L terletak pada kemampuan pengisian daya cepat. SUV tersebut kini menggunakan arsitektur kelistrikan 1.000 volt dan diklaim mampu menerima daya pengisian DC hingga 728 kW.
Dengan teknologi tersebut, baterai dapat diisi dari 10 persen menjadi 70 persen dalam lima menit, sedangkan pengisian dari 10 persen hingga 97 persen hanya membutuhkan waktu sekitar sembilan menit.
BYD juga mengklaim performa pengisian tetap terjaga pada cuaca dingin. Pada suhu minus 30 derajat Celsius, proses pengisian hanya lebih lambat sekitar tiga menit dibandingkan kondisi normal.
Teknologi tersebut membuat Denza N8L kompatibel dengan jaringan pengisian cepat milik BYD yang terus diperluas di China.
Tetap mengandalkan konfigurasi tiga motor
Denza N8L tetap menggunakan platform PHEV tiga motor e3 (Yi San Fang). Sistem penggeraknya memadukan mesin bensin turbo 2.0 liter berkekuatan 150 kW dengan satu motor listrik di depan dan dua motor listrik di belakang. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 560 kW atau sekitar 751 hp.
SUV enam penumpang tersebut memiliki dimensi panjang 5.200 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.820 mm, serta jarak sumbu roda 3.075 mm.
Untuk menunjang kenyamanan, Denza membekali N8L dengan suspensi aktif DiSus-A, sistem kemudi roda belakang hingga 10 derajat, serta teknologi bantuan mengemudi DiPilot 300 yang mengombinasikan LiDAR, tiga radar gelombang milimeter, dan tujuh kamera.
Sekadar informasi, Denza N8L pertama kali diluncurkan pada akhir 2025 sebagai alternatif yang lebih terjangkau dibandingkan Denza N9.
Menurut China EV DataTracker, penjualan N8L sempat mencapai 6.510 unit pada Desember 2025. Namun, pengiriman domestik turun menjadi 2.032 unit pada Mei 2026 setelah sebagian subsidi kendaraan listrik di China dikurangi.
Melalui penyegaran model terbaru ini, Denza tidak hanya meningkatkan jarak tempuh kendaraan dan kemampuan pengisian daya, tetapi juga menaikkan harga jual produk.
Selain itu, perusahaan menawarkan potongan harga khusus sebesar 10.000 yuan bagi pemilik kendaraan BYD maupun Mercedes-Benz sebagai bagian dari program promosi model terbaru tersebut.(*)