Logo
>

Charger 1.500 kW BYD Ubah Peta Persaingan EV, Apa yang Spesial?

BYD lakukan uji internal flash charging 1.500 kW di Shenzhen, melampaui standar charger publik dan menandai babak baru persaingan EV.

Ditulis oleh Citra Dara Vresti Trisna
Charger 1.500 kW BYD Ubah Peta Persaingan EV, Apa yang Spesial?
Pengisian cepat atau flash charging berdaya hingga 1.500 kilowatt (kW) di Shenzhen, Tiongkok.

KABARBURSA.COM — Persaingan industri kendaraan listrik (EV) mulai memasuki babak baru. BYD terlihat melakukan pengujian internal jaringan pengisian cepat atau flash charging berdaya hingga 1.500 kilowatt (kW) di Shenzhen, Tiongkok.

Pengujian ini disebut-sebut sebagai pergeseran kompetisi EV dari sekadar kendaraan menuju infrastruktur energi berdaya besar.

Selama ini, persaingan di industri kendaraan listrik banyak berfokus pada harga kendaraan, jarak tempuh baterai, dan kapasitas produksi. Namun kemunculan teknologi pengisian daya megawatt menandai tahap baru kompetisi, di mana perusahaan otomotif juga berlomba membangun jaringan pengisian berkapasitas sangat tinggi.

Pengujian internal tersebut dilakukan di area dekat kantor pusat BYD di Shenzhen. Para peserta yang hadir di lokasi membagikan gambar stasiun demonstrasi yang menggunakan kabinet daya tinggi generasi terbaru.

Tata letak fasilitas tersebut menyerupai area pengisian bahan bakar konvensional. Lokasi pengujian dilengkapi alat pengisian daya berpendingin cairan dan struktur gantry berbentuk T yang menopang perangkat pengisian.

Gambar pelat nama yang sebelumnya bocor dan dipublikasikan oleh CarNewsChina menunjukkan bahwa perangkat tersebut memiliki peringkat output puncak hingga 1.500 kW dan kemampuan arus hingga 1.500 ampere. Sistem ini dibangun dengan arsitektur listrik 1.000 volt.

Selama sesi pengujian terbaru, akses pengisian daya dilaporkan terbatas pada kendaraan yang memiliki lencana belakang “Flash Charge”. Beberapa model yang terlihat menggunakan fasilitas tersebut antara lain BYD Tang 9, Song Ultra, Seal 07, Denza Z9 GT, serta seri FCB Tai yang akan datang.

Pengisi daya tersebut dilaporkan hanya dapat digunakan oleh kendaraan yang mampu menerima daya input lebih dari 1.000 kW. Proses pengisian juga secara otomatis dihentikan ketika tingkat pengisian baterai mencapai 97 persen.

Tangkapan layar dari pengguna awal menunjukkan bahwa aplikasi Flash Charging sudah tersedia di perangkat Android. Antarmuka aplikasi tersebut memungkinkan pengguna mencari stasiun pengisian terdekat serta mengaktifkan pengisian daya secara otomatis hanya dengan mencolokkan kabel.

Setelah kabel terhubung, pengisian daya dilaporkan dapat dimulai dalam waktu sekitar 10 detik tanpa perlu memindai kode QR. Tangkapan layar yang beredar juga memperlihatkan integrasi dengan Sesame Credit.

Di lokasi demonstrasi, harga pengisian daya ditampilkan sebesar 1,3 yuan per kWh, yang terdiri dari 1,0 yuan untuk listrik dan 0,3 yuan sebagai biaya layanan. Tarif tersebut setara dengan sekitar 0,18 dolar AS per kWh.

Pembeli kendaraan yang kompatibel dengan sistem flash charging dilaporkan berhak memperoleh 1.000 kWh listrik gratis setiap tahun, meskipun dokumentasi kebijakan resmi terkait program tersebut belum dipublikasikan.

Sebagai perbandingan, laporan media Tiongkok menyebutkan bahwa Supercharger V4 milik Tesla yang digunakan di Tiongkok mendukung daya puncak hingga 500 kW untuk kendaraan penumpang. Sementara itu, sebagian besar pengisi daya cepat DC publik di negara tersebut saat ini berada pada kisaran 250 kW hingga 600 kW.

Perangkat keras dengan kapasitas 1.360 kW hingga 1.500 kW yang disebutkan dalam bocoran tersebut berarti sekitar tiga kali lipat dari daya puncak Tesla saat ini sebesar 500 kW, serta lebih dari dua kali lipat batas atas pengisian daya publik yang umum digunakan sebesar 600 kW.

Laporan sebelumnya juga menyebutkan bahwa BYD berpotensi menargetkan pembangunan lebih dari 4.000 stasiun pengisian cepat yang dikelola sendiri di seluruh Tiongkok. Jaringan kerja sama yang lebih luas bahkan disebut bisa melampaui 15.000 lokasi, termasuk dengan mitra seperti XiaoJu Charging.

Meski demikian, hingga kini belum ada jadwal resmi untuk peluncuran jaringan tersebut secara nasional.

Saat ini proyek tersebut masih berada pada tahap pengujian internal. Data operasional yang terverifikasi, termasuk kurva daya puncak berkelanjutan, data pemulihan jarak tempuh dalam lima menit, serta jadwal peluncuran skala besar, diperkirakan akan diungkapkan dalam acara peluncuran mendatang.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Citra Dara Vresti Trisna

Citra Dara Vresti Trisna adalah Asisten Redaktur KabarBursa.com yang memiliki spesialisasi dalam analisis saham dan dinamika pasar modal. Dengan ketelitian analitis dan pemahaman mendalam terhadap tren keuangan, ia berperan penting dalam memastikan setiap publikasi redaksi memiliki akurasi data, konteks riset, dan relevansi tinggi bagi investor serta pembaca profesional. Gaya kerjanya terukur, berstandar tinggi, dan berorientasi pada kualitas jurnalistik berbasis fakta.