KABARBURSA.COM - Produsen otomotif asal Tiongkok, Chery Automobile akan meluncurkan kendaraan niaga baru. Mobil baru Chery kali ini dinamai dengan kode model KP31 yang akan mengusung jenis truk pikap double cabin atau dua baris penumpang.
CarNewsChina melaporkan, Chery KP31 menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle(PHEV) yang dipadukan mesin diesel.
Konfigurasi dapur pacu Chery KP31 dengan diesel PHEV merupakan yang pertama untuk pasar Australia. Model ini dijadwalkan hadir di Negeri Kangguru pada kuartal empat 2026.
Sebelumnya, KP31 telah diperkenalkan di Tiongkok dengan nama Rely P3X. Kendaraan ini diklaim sebagai pikap diesel PHEV pertama di dunia dengan kapasitas angkut hingga 1 ton, serta kemampuan menarik beban sampai 3,5 ton.
Chery bukan pemain baru di segmen pikap. Pada 2024, pabrikan yang bermarkas di Wuhu, China ini meluncurkan Rely R08 di pasar domestik dengan harga mulai 88.800 yuan atau setara Rp216 jutaan.
Chery Rely R08 kemudian dipasarkan ke sejumlah wilayah luar China, termasuk Amerika Latin dan Timur Tengah dengan nama berbeda seperti Chery Himla di beberapa negara kawasan tersebut.
Seiring ekspansi global Chery menyatakan ambisinya menjadikan Rely sebagai merek independen khusus pikap. Saat ini, jajaran Rely telah mencakup R08, R08 Pro, dan R08 EV.
Selain itu sudah ada dua model konsep tambahan yakni P2X dan P3X. Keduanya telah diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan lini produk Rely.
Pada 23 Februari lalu, manajemen Chery mengonfirmasi bahwa Rely P3X akan masuk pasar Australia dengan merek Chery. Varian produksi massalnya dijadwalkan meluncur pada kuartal empat tahun ini atau antara Oktober sampai Desember.
Lebih lanjut, Chery Commercial Vehicle (Shandong) bahkan telah membuka tender peralatan perakitan akhir untuk model KP31 sejak tahun lalu.
Bicara desainnya, Chery KP31 tampil sebagai pikap double cabin berukuran besar dengan panjang sekitar 5.610 mm.
Gaya eksteriornya mengusung desain futuristik yang mengotak dengan lampu depan bundar, bumper besar, dan pelindung plastik di sekeliling bodi. Sekilas, tampilannya mengingatkan pada Jeep Gladiator hingga Ford Bronco.
Untuk dapur pacu, Chery membekali KP31 dengan mesin diesel 2.500 cc yang diklaim memiliki efisiensi termal hingga 47 persen. Meski detail sistem listriknya belum diungkap, platform diesel-PHEV ini sebelumnya dipamerkan dengan sistem penggerak empat roda konvensional, serta paket baterai yang ditempatkan di bagian belakang rangka.
Chery juga menyebutkan pikap ini difokuskan untuk penggunaan jalan raya, dengan tingkat getaran 30 persen lebih rendah dan efisiensi bahan bakar sekitar 10 persen lebih baik dibandingkan pikap konvensional.
Soal dampaknya terhadap industri otomotif, masuknya Chery KP31 akan menambah persaingan di segmen pikap Australia yang dikenal kompetitif. Ia akan menjadi rival dari BYD Shark 6 dan GWM Cannon Alpha Hi4.
Chery berharap teknologi diesel PHEV dapat menjadi pembeda utama di Australia. Ke depan, pabrikan ini juga berencana menghadirkan varian PHEV bermesin bensin ke pasar Australia pada 2027.(*)