KABARBURSA.COM - Produsen otomotif China, Denza, resmi meluncurkan Denza N9 Flash Charge Edition. Sport Utility Vehicle ini diklaim mengusung kombinasi tenaga besar, teknologi kecerdasan buatan (AI), dan fitur sasis canggih.
Melansir CarNewsChina, model ini dipasarkan dalam tiga varian dengan harga mulai dari 409.800-469.800 yuan atau Rp1,07-1,22 miliar.
Peluncuran Denza N9 Flash Charge Edition seolah menunjukkan obsesi produsen otomotif Tiongkok untuk masuk ke segmen kendaraan premium yang sebelumnya hanya dikuasai mobil Eropa. Mobil ini dibekali sistem plug-in hybrid yang menggabungkan mesin 2.0T bertenaga 207 hp dengan konfigurasi tiga motor listrik.
Motor depan menghasilkan tenaga 200 kW atau setara 268 hp, sementara dua motor belakang masing-masing menghasilkan 240 kW atau 322 hp. Secara keseluruhan, sistem tersebut menghasilkan tenaga gabungan 680 kW atau sekitar 912 hp.
Dengan konfigurasi tersebut, Denza N9 mampu berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam dalam waktu 3,7 detik. SUV ini juga memiliki jarak tempuh gabungan hingga 1.520 kilometer.
Di sektor kabin, Denza N9 mengusung layar kontrol pusat berukuran 17,3 inci yang dipadukan dengan layar hiburan penumpang depan 13,2 inci dan panel instrumen digital 13,2 inci. Kendaraan ini juga dilengkapi head-up display (HUD) 50 inci.
Interiornya menggunakan material premium seperti trim kayu asli, tombol berbahan logam, hingga pelapis atap suede. Kursi kendaraan mendapat pembaruan dengan pola jahitan berlian.
Pada sisi teknologi, Denza N9 memakai kokpit cerdas AI generasi baru dan mendukung beberapa titik pemasangan magnetik untuk aksesori tambahan. Sistem bantuan berkendara kendaraan ini ditangani teknologi “Eye of the Gods” 5.0.
SUV tersebut dibangun di atas platform teknologi e3 dan menggunakan sistem sasis cerdas DiSus-A. Teknologi ini memungkinkan penggerak tiga motor independen serta kemudi roda belakang independen dua motor hingga 20 derajat.
Beberapa fitur yang disematkan antara lain radius putar minimum 4,65 meter, kemampuan putar balik “kompas”, parkir e3, “jalan kepiting” cerdas 15 derajat, hingga sistem kontrol stabilitas untuk menghadapi kondisi ban pecah pada kecepatan tinggi atau jalan dengan tingkat gesekan rendah.
Untuk mendukung teknologi Flash Charge terbaru, BYD menargetkan pembangunan stasiun pengisian cepat dalam radius 3 kilometer di kota tingkat pertama dan kedua di China. Sementara di kota tingkat ketiga dan keempat ditargetkan dalam radius 5 kilometer, serta 6 kilometer untuk kota tingkat kelima dan keenam.
Denza N9 Flash Charge Edition juga menggunakan Blade Battery generasi kedua yang memungkinkan jarak tempuh listrik murni CLTC hingga 420 kilometer.
Sebagai merek premium BYD, Denza mencatat penjualan bulanan di atas 10.000 unit dalam sebagian besar periode 12 bulan terakhir. Penjualan tertinggi tercapai pada Desember tahun lalu dengan 18.139 unit.
Baru-baru ini, Denza juga merayakan produksi kendaraan ke-500.000, dan unit tersebut merupakan Denza N9 Flash Charge Edition.(*)