KABARBURSA.COM – Di tengah tekanan biaya pengembangan kendaraan listrik, Build Your Dreams (BYD) memanfaatkan Sirkuit All-Terrain Zhengzhou sebagai sarana pengujian terpusat untuk meningkatkan efisiensi riset dan pengembangan (R&D).
Fasilitas ini menyatukan berbagai skenario uji ekstrem dalam satu lokasi, sehingga proses validasi teknologi dapat dilakukan lebih cepat dan terukur sebelum masuk tahap komersialisasi.
Sirkuit yang diresmikan pada Agustus 2025 tersebut berdiri di lahan 198.700 meter persegi dan dirancang untuk menguji performa New Energy Vehicle (NEV) pada beragam kondisi, mulai dari tanjakan curam, lintasan berbatu, permukaan licin, hingga rintangan off-road.
Dengan pendekatan terintegrasi ini, pengujian sistem penggerak listrik, kendali elektronik, dan manajemen energi dapat dilakukan secara komprehensif tanpa perlu memecah proses ke berbagai lokasi terpisah.
BYD menyatakan bahwa fasilitas ini dirancang sebagai ruang pengalaman sekaligus pengujian teknologi.
President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao mengatakan, Sirkuit All-Terrain BYD di Zhengzhou dirancang sebagai ruang pengalaman yang menghadirkan teknologi NEV secara langsung dan komprehensif.
“Melalui berbagai lintasan dan zona pengalaman, pengunjung dapat melihat, memahami, dan merasakan langsung bagaimana teknologi bekerja dalam berbagai skenario berkendara, mulai dari kondisi ekstrem hingga penggunaan sehari-hari,” ujar Eagle Zhao dalam keterangan tertulis, Jumat, 16 Januari 2026.
Beragam zona uji disiapkan untuk merepresentasikan kondisi berkendara yang berbeda. Low-Friction Ring, misalnya, digunakan untuk menguji stabilitas kendaraan di permukaan licin melalui respons sistem kontrol elektronik dalam hitungan milidetik.
Sementara zona Kick-Plate dan Dynamic Paddock dirancang untuk melihat kinerja sistem stabilitas dan manuver pada kecepatan rendah hingga menengah, yang merepresentasikan penggunaan sehari-hari.
Pengujian performa juga dilakukan di lintasan Race Track sepanjang 1.758 meter untuk mengevaluasi akselerasi dan handling, serta Off-Road Park dengan 27 skenario medan ekstrem untuk melihat distribusi torsi dan stabilitas kendaraan listrik.
Selain itu, zona Indoor Sand Dune dan Wading Pool digunakan untuk menguji traksi di permukaan berpasir serta ketahanan sistem kelistrikan saat melintasi genangan air.
Fasilitas pengujian ini dilengkapi dengan simulasi Megawatt Flash Charging yang menampilkan teknologi pengisian daya ultra-cepat dengan output lebih dari 1.000 kW.
Seluruh rangkaian pengujian tersebut dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan teknologi sebelum diterapkan secara luas.
Menurut BYD, pendekatan pengujian terpusat ini memungkinkan pengembangan teknologi dilakukan secara konsisten dan terintegrasi.
“Melalui sirkuit All-terrain ini, kami dapat memperlihatkan bagaimana teknologi inti BYD, mulai dari sistem penggerak listrik, kontrol elektronik presisi, hingga manajemen energi, bekerja secara terintegrasi dalam berbagai kondisi ekstrem,” kata Eagle Zhao.
Selain Zhengzhou, BYD juga berencana membuka sirkuit all-terrain baru di Shaoxing dan mengembangkan jaringan fasilitas serupa.
Dengan menyatukan pengujian ekstrem dan skenario dunia nyata dalam satu lokasi, BYD menempatkan sirkuit All-Terrain sebagai bagian dari proses R&D untuk mempercepat pematangan teknologi kendaraan listrik sebelum dipasarkan secara global.(*)