Logo
>

Mudik Pakai EV, Biaya Operasional Bisa Turun 40 Persen

Efisiensi biaya operasional membuat kendaraan listrik semakin dipertimbangkan untuk perjalanan jarak jauh, termasuk mudik Lebaran.

Ditulis oleh Citra Dara Vresti Trisna
Mudik Pakai EV, Biaya Operasional Bisa Turun 40 Persen
Mudik menggunakan mobil listrik BYD. Foto dok BYD.

KABARBURSA.COM — Efisiensi biaya menjadi salah satu faktor utama yang mendorong meningkatnya adopsi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia.

Potensi penghematan biaya operasional membuat kendaraan listrik semakin dipertimbangkan sebagai pilihan mobilitas, termasuk untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik.

Berdasarkan perhitungan internal untuk perjalanan Jakarta–Surabaya dengan jarak sekitar 800 kilometer, penggunaan kendaraan listrik menunjukkan potensi penghematan biaya lebih dari 40 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Efisiensi biaya tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat mulai melihat kendaraan listrik sebagai alternatif mobilitas jarak jauh.

Selain itu, perkembangan teknologi kendaraan, efisiensi energi, serta dukungan ekosistem yang semakin luas turut membuat kendaraan listrik semakin relevan untuk perjalanan lintas kota.

Seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, adopsi kendaraan listrik di Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), populasi kendaraan listrik di Indonesia tercatat sekitar 43 ribu unit pada 2024. Jumlah tersebut meningkat tajam menjadi 104 ribu unit pada 2025, atau naik lebih dari dua kali lipat dalam kurun waktu satu tahun.

Pertumbuhan tersebut juga tercermin dalam kontribusi kendaraan listrik terhadap pasar otomotif nasional. Saat ini, pangsa pasar EV telah mencapai sekitar 15 persen, menunjukkan bahwa kendaraan listrik mulai menjadi bagian penting dari industri otomotif nasional.

Secara kumulatif, total penjualan kendaraan listrik di Indonesia hingga saat ini telah mencapai sekitar 175 ribu unit.

Salah satu produsen yang berkontribusi terhadap pertumbuhan tersebut adalah BYD. Sejak 2024, perusahaan ini mencatat penjualan hampir 80 ribu unit kendaraan listrik di berbagai wilayah Indonesia.

Pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik juga mulai terlihat dalam pola mobilitas masyarakat, termasuk pada periode mudik Lebaran.

Pada mudik Lebaran 2024, tercatat sekitar 4.300 kendaraan listrik digunakan untuk perjalanan mudik. Setahun kemudian, jumlah tersebut meningkat menjadi lebih dari 13.600 unit pada mudik 2025.

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan mengatakan, perjalanan mudik merupakan salah satu momen mobilitas terbesar bagi masyarakat Indonesia.

Kami melihat perubahan yang sangat menarik dalam cara masyarakat memandang kendaraan listrik. Hari ini, semakin banyak keluarga Indonesia yang mulai percaya diri melakukan perjalanan lintas kota dengan EV, bahkan untuk momen penting seperti mudik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 16 Maret 2026.

Menurutnya, kendaraan listrik tidak lagi sekadar solusi mobilitas harian, tetapi juga semakin dipercaya untuk perjalanan jarak jauh.

“Melalui berbagai inovasi teknologi dan dukungan ekosistem, BYD bangga dapat berada di garis terdepan dalam mendorong perkembangan kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus menghadirkan solusi mobilitas yang semakin relevan dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Perkembangan teknologi kendaraan listrik, jaringan pengisian daya yang semakin luas, serta dukungan layanan purna jual turut mendorong meningkatnya penggunaan EV untuk perjalanan jarak jauh.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, BYD menghadirkan program layanan khusus bertajuk Journey with Confidence. Program ini menyediakan dukungan menyeluruh bagi pengguna kendaraan listrik, mulai dari persiapan kendaraan sebelum perjalanan, layanan selama periode mudik, hingga pemeriksaan kendaraan setelah perjalanan selesai.

Selain itu, pengguna juga dapat memanfaatkan Posko Mudik, jaringan Dealer Siaga di berbagai wilayah Indonesia, serta layanan bantuan pelanggan seperti call center 24 jam dan layanan towing.

“Kami melihat semakin banyak pengguna yang kini menjadikan EV sebagai pilihan cerdas untuk perjalanan mudik lintas kota. Namun, di balik keputusan tersebut, kesiapan ekosistem tetap menjadi faktor penting untuk memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi para pengguna. Karenanya, BYD menghadirkan dukungan layanan yang komprehensif bagi para pengguna, mulai dari persiapan kendaraan sebelum perjalanan, dukungan selama periode mudik berlangsung, hingga layanan setelah periode mudik selesai,” ujar Luther Panjaitan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Citra Dara Vresti Trisna

Citra Dara Vresti Trisna adalah Asisten Redaktur KabarBursa.com yang memiliki spesialisasi dalam analisis saham dan dinamika pasar modal. Dengan ketelitian analitis dan pemahaman mendalam terhadap tren keuangan, ia berperan penting dalam memastikan setiap publikasi redaksi memiliki akurasi data, konteks riset, dan relevansi tinggi bagi investor serta pembaca profesional. Gaya kerjanya terukur, berstandar tinggi, dan berorientasi pada kualitas jurnalistik berbasis fakta.