Logo
>

ICBP Masih Didukung Analis, Potensi Kenaikannya Tembus 46 Persen?

ICBP mulai bergerak naik di atas MA20 dengan lonjakan volume dan dukungan mayoritas analis global. Target konsensus masih terpaut lebar dari harga pasar saat ini.

Ditulis oleh Yunila Wati
ICBP Masih Didukung Analis, Potensi Kenaikannya Tembus 46 Persen?
Ruang kenaikan ICBP masih cukup lebar. Dari 32 analis yang mengamati, 27 memberikan rekomendasi buy. (Foto: dok Indofood CBP)

KABARBURSA.COM – Sektor konsumer sedang moncer. Saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) salah satu yang menunjukkan pergerakan, usai naik 5,51 persen ke level 7.175. Volume transaksinya melonjak dan pergerakan harganya berhasil menembus area rata-rata pergerakan 20 hari atau moving average (MA20).

Apa artinya ini? Secara teknikal, pergerakan ini cukup menarik diperhatikan, karena sudah terlalu lama ICBP bergerak di area bawah. Dan saat ini, MNC Sekuritas dalam riset teknikalnya menyebut posisi ICBP diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C. Bagian ini umumnya identik dengan fase penguatan lanjutan dalam struktur gelombang harga.

Karenanya, MNC Sekuritas merekomendasikan trading buy untuk ICBP pada area 7.100 hingga 7.150. Adapun target harga jangka pendeknya berada di level 7.275 dan 7.400. Sementara, batas stoploss ada di bawah 7.050, untuk menjaga risiko apabila pergerakan kembali berbalik arah.

Ruang Kenaikan Sebesar 46,5 Persen

Menariknya, konsensus analis terhadap ICBP juga masih tergolong sangat positif. Dari total 32 analis yang memantau saham ini, sebanyak 27 analis memberikan rekomendasi buy, lima analis memilih hold, dan tidak ada satu pun yang merekomendasikan sell

Jika dilihat dari sisi valuasi, ruang kenaikan ICBP juga masih terlihat cukup lebar. Konsensus analis menempatkan target harga rata-rata di level Rp10.514 per saham. Angka tersebut berada sekitar 46,5 persen di atas harga pasar saat ini yang berada di level Rp7.175.

Dengan kata lain, jika target rata-rata analis tersebut tercapai, potensi kenaikan harga ICBP masih terbuka sekitar Rp3.339 per saham dibanding posisi sekarang. Bahkan dalam skenario optimistis, target tertinggi analis berada di level Rp15.800, sedangkan target terendah masih dipatok di area Rp7.500 atau sedikit di atas harga pasar saat ini.

Kondisi itu memperlihatkan bahwa pasar mulai melihat ICBP bukan hanya sebagai saham defensif konsumsi, tetapi juga sebagai emiten yang memiliki peluang re-rating valuasi ketika daya beli dan konsumsi domestik mulai kembali stabil.

Pergerakan ICBP juga mulai berbeda dibanding beberapa bulan sebelumnya ketika saham sektor konsumer cenderung tertahan akibat tekanan daya beli masyarakat dan pelemahan konsumsi rumah tangga. 

Kini, ketika arus dana mulai kembali masuk ke saham-saham defensif dan berbasis kebutuhan pokok, ICBP perlahan kembali masuk radar pelaku pasar.

Kenaikan harga yang mulai diikuti volume besar biasanya menjadi salah satu sinyal penting dalam perubahan momentum perdagangan. Apalagi, struktur harga ICBP saat ini juga mulai bergerak di atas area rata-rata jangka menengah, yang kerap dibaca pasar sebagai tanda awal pemulihan tren.

Meski demikian, ruang pergerakan ICBP tetap akan dipengaruhi kondisi pasar secara keseluruhan, termasuk arah IHSG, nilai tukar rupiah, hingga rotasi dana asing ke sektor konsumer. Dalam jangka pendek, area 7.275 hingga 7.400 menjadi titik yang mulai diperhatikan pelaku pasar setelah saham ini berhasil keluar dari tekanan konsolidasi sebelumnya.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79