Logo
>

Saham Energi ini Menguat Didorong Perpres Sampah, Spec Buy?

Penguatan OASA ditopang lonjakan volume dan sentimen Perpres pengolahan sampah menjadi energi, membuka peluang trading jangka pendek di tengah percepatan proyek nasional.

Ditulis oleh Yunila Wati
Saham Energi ini Menguat Didorong Perpres Sampah, Spec Buy?
Perpres Nomor 109 Tahun 2025 ini mengangkat gerak OASA lebih tinggi, respons pasar pun meningkat seiring adanya insentif fiskal bagi pelaku usaha. (Foto: dok Maharaksa Biru Energi)

Poin Penting :

KABARBURSA.COM - Pergerakan saham energi yang satu ini menarik untuk diperhatikan pada perdagangan akhir pekan, 24 April 2026. Usai pemerintah menetapkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang percepatan pengolahan sampah menjadi energi berbasis teknologi ramah lingkungan, saham ini langsung melesat.

PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) bergerak menguat secara teknikal jangka pendek. Pada penutupan perdagangan Kamis, 23 April 2026, harganya berada di Rp380, menguat signifikan sebesar 3,26 persen dengan dukungan peningkatan volume transaksi.

Pasar sepertinya merespons cepat Perpres pengolahan sampah menjadi energi. Sebabnya, regulasi ini memperluas cakupan dari sekadar pembangkit listrik menjadi berbagai bentuk energi terbarukan, sekaligus menyederhanakan proses perizinan dan memberikan insentif fiskal bagi pelaku usaha.

Bagi OASA, yang memang aktivitas usahanya berkaitan langsung dengan mengubah sampah menjadi energi, penyederhanaan birokrasi dan kepastian skema pembiayaan, ini memberikan kelancaran kerja. Proyek-proyek yang sebelumnya tertahan, kini memiliki ruang untuk dieksekusi lebih cepat. 

Sedikitnya ada dua proyek utama yang berada dalam pipeline, yakni fasilitas pengolahan sampah di Tangerang Selatan dan Jakarta Barat. Fasilitas pengolahan ini menjadi bagian dari implementasi awal yang masuk dalam radar percepatan.

Selain itu, perluasan cakupan proyek dari 12 kota menjadi 33 kota juga menciptakan ruang ekspansi yang lebih luas. Skala pasar yang meningkat ini sejalan dengan posisi OASA sebagai salah satu pemain yang telah lebih dulu masuk dalam ekosistem waste-to-energy

Jadi, dengan bertambahnya wilayah prioritas, peluang kontrak baru dan pengembangan proyek lanjutan ikut terbuka.

Dari sisi struktur pendapatan, perubahan kebijakan juga membawa dampak melalui penyesuaian tarif listrik berbasis sampah. Harga beli listrik oleh PLN yang ditetapkan lebih tinggi dibandingkan aturan sebelumnya, memberikan gambaran besarnya potensi peningkatan nilai proyek. 

Itulah mengapa kemudian dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat menambah kepastian arus kas bagi pengembang proyek.

Respons Pasar

Dari proyeksi ini, pasar merespons gerak OASA dengan positif. Harga mulai pulih setelah sempat mengalami tekanan, bahkan kini mulai masuk ke fase lanjutan kenaikan yang lebih agresif. 

Secara teknikal, posisi harga yang berada di kisaran atas area konsolidasi sebelumnya membuka ruang untuk melanjutkan pergerakan naik. Terutama selama harga mampu bertahan di atas area Rp368 sebagai batas bawah jangka pendek.

Dalam konteks perdagangan hari ini, pendekatan speculative buy mulai relevan dengan rentang masuk Rp368 hingga Rp380. Area ini menjadi titik keseimbangan antara risiko dan potensi kenaikan, dengan batas perlindungan di bawah Rp360 untuk mengantisipasi perubahan arah yang lebih dalam. 

Sementara itu, potensi penguatan berikutnya mengarah ke Rp404 hingga Rp434 apabila momentum beli tetap terjaga dan harga mampu menembus resistance terdekat.

Pergerakan saham OASA dalam konteks ini mencerminkan respons awal pasar terhadap kombinasi sentimen tersebut. Kenaikan harga yang disertai volume menunjukkan adanya minat baru, namun belum sepenuhnya masuk ke fase akumulasi besar. 

Dengan posisi harga yang berada di area krusial, arah pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada keberlanjutan volume dan kemampuan menembus level resistance terdekat.

Dalam jangka sangat pendek, OASA berada dalam fase lanjutan kenaikan dengan karakter pergerakan yang masih sensitif terhadap sentimen. Selama harga bertahan di atas area support dan volume tetap terjaga, ruang menuju target atas masih terbuka, meski volatilitas berpotensi meningkat seiring respons pasar terhadap perkembangan implementasi kebijakan tersebut.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79