INFOGRAFIS IBFN Genjot Pertumbuhan lewat Ekspansi Rental Alat Berat
KABARBURSA.COM - PT Intan Baru Prana Tbk (IBFN) mencatat lonjakan pendapatan drastis hingga 807 persen menjadi Rp143,79 miliar per September 2025, seiring kenaikan harga saham dari level 17 ke 51 dan sempat menyentuh 90 dalam tiga bulan terakhir, menandai keberhasilan diversifikasi bisnis sejak 2023. Pertumbuhan ini ditopang peningkatan produktivitas armada, efisiensi operasional, serta perluasan kemitraan dengan perusahaan tambang besar seperti Darma Henwa, Mitra Stania Prima, dan Petrosea di berbagai lokasi strategis di Bangka Belitung, Kalimantan, dan Sulawesi. Selain memperluas layanan purna jual dan meningkatkan utilisasi unit, IBFN masih menghadapi tantangan seperti persaingan ketat, biaya operasional tinggi, keterbatasan tenaga ahli, dan risiko arus kas. Meski mencatat rugi berjalan Rp77,89 miliar hingga September 2025, perusahaan tetap optimistis memanfaatkan peluang dari proyek infrastruktur, pertambangan, serta tren meningkatnya kebutuhan rental alat berat, dan menargetkan kinerja lebih stabil pada 2026 melalui kemitraan strategis, penguatan manajemen risiko, serta optimalisasi armada.