Logo

INFOGRAFIS Pinjol Tembus Rp101 T, Daya Beli Tertekan

Terbit pada 12 November 2025 Oleh: Redaksi KabarBursa.com
INFOGRAFIS Pinjol Tembus Rp101 T, Daya Beli Tertekan

KABARBURSA.COM - Lonjakan pinjaman online (pinjol) di Indonesia yang kini mencapai outstanding Rp101,3 triliun per September 2025 menjadi sinyal peringatan bagi ketahanan ekonomi rumah tangga. Ekonom UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai kenaikan tajam pinjol mencerminkan melemahnya daya beli masyarakat, di mana banyak rumah tangga bergantung pada utang untuk bertahan hidup. Ia menegaskan, konsumsi yang dibiayai utang menciptakan ilusi pertumbuhan ekonomi dan menggerus daya beli masa depan, terutama karena lebih dari separuh pengguna pinjol berasal dari generasi muda berusia 19–34 tahun dengan tekanan finansial yang meningkat seiring rasio kredit macet (TWP90) mencapai 2,8 persen. Achmad menekankan perlunya mengembalikan fungsi pinjol ke sektor produktif seperti UMKM dan pertanian agar mampu menghasilkan pendapatan, bukan sekadar konsumsi. Sementara itu, OJK memperketat pengawasan terhadap delapan penyelenggara pinjol yang belum memenuhi ketentuan ekuitas minimum Rp12,5 miliar guna menjaga keberlanjutan industri fintech lending. Pertumbuhan pesat pinjol dinilai mendorong inklusi keuangan, namun juga mengungkap rapuhnya fondasi daya beli dan ketahanan ekonomi masyarakat.