Logo
>

BRI Siapkan SAR 152 Juta untuk Jemaah Haji 2026

BRI kembali dipercaya menyalurkan living cost haji 2026, dengan total SAR 152,49 juta untuk 203 ribu jemaah di 22 embarkasi seluruh Indonesia.

Ditulis oleh Harun Rasyid
BRI Siapkan SAR 152 Juta untuk Jemaah Haji 2026
BRI perkuat layanan haji, siapkan SAR hingga 152 Juta. Foto: dok. BRI

KABARBURSA.COM
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI kembali ditunjuk sebagai penyedia banknotes Saudi Arabian Riyal (SAR).

Dalam penunjukkan ini, BRI akan mendukung kelancaran ibadah haji tahun 2026 melalui SAR yang akan menyediakan kebutuhan biaya hidup jemaah.

Penunjukan BRI menjadi kali yang kesepuluh dalam mendukung kebutuhan valuta asing jemaah di Tanah Suci.

Pada tahun ini, BRI menyiapkan total SAR sebanyak 152,49 juta sebagai living cost bagi 203.320 calon jemaah haji Indonesia.

Realisasi kerja sama ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima antara BRI, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan perwakilan Kementerian Haji dan Umrah RI di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Kamis 9 April 2026.

Direktur Treasury and International Banking BRI, Farida Thamrin mengatakan, kepercayaan tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam menghadirkan layanan keuangan yang andal.

“Dengan dukungan jaringan kerja BRI yang tersebar luas di seluruh Indonesia, pendistribusian banknotes SAR diharapkan dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Hal ini sekaligus menegaskan kapabilitas BRI sebagai bank dengan infrastruktur dan jangkauan layanan yang komprehensif dalam memenuhi kebutuhan jemaah haji," ujarnya lewat keterangan resmi, Jumat 10 April 2026.

Farida juga menyebut, peran BRI ini juga menjadi bagian penting dari sinergi perusahaan dengan pemerintah, khususnya untuk memastikan seluruh kebutuhan jemaah haji dapat terpenuhi secara optimal selama berada di Tanah Suci,.

Lebih lanjut, distribusi living cost akan dilakukan melalui 22 embarkasi di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Maluku.

Distribusinya dilakukan menjelang keberangkatan jemaah pada akhir April hingga Mei 2026. Setiap jemaah akan menerima SAR 750 dengan rincian pecahan SAR 500, SAR 100, dan SAR 50.

Selain itu, BRI juga membuka layanan penukaran tambahan melalui gerai money changer di titik embarkasi untuk memenuhi kebutuhan jemaah selama di Arab Saudi.

Anggota Badan Pelaksana Bidang Akuntansi & Keuangan BPKH, Amri Yusuf menyatakan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kualitas layanan haji.

“Kami akan terus berkolaborasi dan sinergi mencari solusi inovatif untuk menurunkan biaya haji tanpa sedikit pun mengorbankan kualitas penyelenggaraan haji dan pelayanan kepada jemaah,” kata Amri.

Sementara itu Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi menilai, peran BRI ini terbilang krusial dalam memberikan kenyamanan bagi jemaah.

“Dengan pengalaman BRI dalam penyediaan banknotes untuk living cost sebelumnya, kami percaya amanah besar ini dapat terlaksana dengan baik. Living cost bukan sekadar bekal materi untuk kebutuhan harian jemaah, melainkan instrumen penting yang memberikan rasa tenang bagi jemaah selama berada di Tanah Suci,” jelasnya.

Pemerintah saat ini juga tengah memperkuat empat program strategis yakni, penurunan biaya haji, penataan daftar tunggu, peningkatan ekspor produk Indonesia untuk kebutuhan haji, serta pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi.

Langkah BRI ini menegaskan pentingnya kesiapan sistem keuangan dalam mendukung ekosistem haji nasional, seiring posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah terbesar di dunia. (info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.