KABARBURSA.COM - Harga emas mengalami kenaikan lebih dari 1 persen pada Senin, 25 Mei 2026 setelah optimisme adanya sinyal Damai antara Amerika Serikat (AS)-Iran.
Mengutip CNBC, harga emas spot berada di level USD4.559,07 per ons atau naik 1,1 persen. Sedangkan kontrak berjangka AS untuk pengiriman Juni ikut meningkat 0,8 persen menjadi USD4.559,80.
Sebenarnya, pada Senin, 27 Mei 2026, Presiden AS Donald Trump tidak ingin terburu-buru dalam menyelesaikan negosiasi kesepakatan damai dengan Iran.
Kendati demikian, pasar tampaknya lebih mengutamakan pernyataan pada pekan lalu jika Washington dan Iran telah menegosiasikan sebagian besar kesepakan perdamaian yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz.
Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade mengatakan Trump telah memberi harapan pasar semacam kesepakatan dengan Iran. Menurutnya, hal ini dapat mengarah pada pembukaan Selat Hormuz.
"Prospek tersebut telah menekan harga minyak dan, sebagai dampaknya, memberikan dorongan yang menggembirakan bagi emas dari perspektif inflasi,” ujar dia dikutip dari CNBC.
Sementara itu Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio pada hari Senin mengatakan jika negaranya akan mencapai kesepakatan dengan Iran "dengan cara lain".
Dolar AS berada di level terendah dalam sepekan terakhir. Hal ini membuat emas batangan yang diperdagangkan dalam dolar AS lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.
Di sisi lain, harga perak spot ditutup di level USD77,79 per ons atau naik 3,1 persen. Platinum naik 2,3 persen menjadi USD1.966,59 dan paladium naik 2,7 persen ke harga USD1.384,70. (*)