Logo
>

Harga Emas Pulih Usai Trump Tunda Serangan ke Infrastruktur Energi Iran

harga emas spot hanya turun 0,4 persen menjadi USD4.470,36 per ons setelah sebelumnya turun lebih dari 8 persen

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Harga Emas Pulih Usai Trump Tunda Serangan ke Infrastruktur Energi Iran
Ilustrasi: Sebongkah emas (gold nugget). (Foto: Pixabay/Csaba Nagy)

KABARBURSA.COM - Harga emas mengalami pemulihan dari level terendah selama empat bulan pada Senin, 23 Maret 2026 setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menunda rencana serangan  terhadap infrastruktur energi Iran. 

Mengutup Reuters, harga emas spot hanya turun 0,4 persen menjadi USD4.470,36 per ons setelah sebelumnya turun lebih dari 8 persen ke level terendah sesi di USD4.097,99. Pada hari Jumat, harga emas mencatatkan kinerja mingguan terburuk sejak tahun 1983.

Sementara itu Harga emas berjangka AS juga mengalami penurunan sebesar 2,2 persen menjadi USD4.471,60.

"Aksi jual besar-besaran semalam merupakan kelanjutan dari likuidasi jangka panjang yang telah kita lihat selama beberapa sesi terakhir, sebagian besar didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

David mengatakan pembalikan harga yang dramatis terjadi setelah komentar Donald Trump. Ia menyebut berita utama itu memicu pembalikan luas di seluruh pasar - logam, energi, dan ekuitas. 

"Wajar untuk berasumsi bahwa volatilitas akan terus berlanjut," tambahnya.

Emas, meskipun memiliki reputasi sebagai aset lindung nilai inflasi dan aset aman, kesulitan untuk mendapatkan keuntungan karena suku bunga yang tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Adapun Trump mengatakan AS dan Iran telah mengadakan pembicaraan konstruktif dengan menunda serangan apa pun terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi.

Pembicaraan dengan Iran akan berlanjut sepanjang minggu. Namun, kantor berita Fars Iran,  mengatakan tidak ada komunikasi langsung atau tidak langsung dengan AS.

Diketahui, harga emas spot telah turun lebih dari 15 persen sejak konflik Timur Tengah dimulai pada 28 Februari 2026, dan telah merosot sekitar 20 persen dari puncak rekornya sebesar USD5.594,82 yang dicapai pada 29 Januari.

Di antara logam lainnya, harga perak spot naik 3,3 persen menjadi USD70,01 per ons, sementara platinum turun 1,1 persen ke level USD1.901,53. Sedangkan palladium bertambah 3,4 persen ke harga USD1.450,79. (*) 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.