Logo
>

Indonesia-Jerman Perkuat Infrastruktur Mutu demi Dorong Ekspor

Kolaborasi Indonesia dan Jerman kali ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri nasional.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Indonesia-Jerman Perkuat Infrastruktur Mutu demi Dorong Ekspor
Indonesia-Jerman Perkuat Infrastruktur Mutu demi Dorong Ekspor. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) berupaya memperkuat kerja sama dengan pihak Jerman.

Kolaborasi Indonesia dan Jerman kali ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri nasional, di tengah tekanan perdagangan global dan laju transformasi industri digital.

Langkah tersebut jadi fokus Kemenperin lewat gelaran 3rd High-Level Indonesian-German Annual Meeting on Quality Infrastructure yang berlangsung di Jakarta, Kamis, 7 Mei lalu.

Forum ini membahas penguatan sistem infrastruktur mutu atau Quality Infrastructure sebagai fondasi untuk memperluas akses ekspor, khususnya ke pasar Eropa.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, penguatan sistem infrastruktur mutu diklaim menjadi kunci menumbuhkan daya saing industri nasional di pasar global.

“Kerja sama Indonesia dan Jerman di bidang Quality Infrastructure diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri nasional agar semakin kompetitif, adaptif terhadap perkembangan regulasi global, serta mampu memperluas akses pasar ekspor, khususnya ke kawasan Eropa,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip, Sabtu 16 mei 2026.

Lebih lanjut Agus menyebut, standardisasi, penilaian kesesuaian, serta transformasi digital dalam sistem infrastruktur mutu perlu terus ditingkatkan. Tujuannya agar produk manufaktur lokal mampu memenuhi standar global dan meningkatkan kepercayaan industri di pasar internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Jerman juga menandatangani Work Plan kerja sama periode 2026–2027.

Penandatanganan ini dinilai sebagai  komitmen lanjutan dalam kolaborasi strategis di sektor infrastruktur mutu.

Diketahui, forum bilateral ini turut membahas tiga isu utama yang dinilai krusial bagi industri nasional. 

Pertama, harmonisasi sistem Quality Infrastructure dalam kerangka Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) untuk membuka peluang akses pasar yang lebih luas melalui penguatan standar dan sistem penilaian kesesuaian.

Kedua, penguatan keselamatan dan kualitas produk melalui standardisasi nasional yang selaras dengan sistem internasional, termasuk optimalisasi peran lembaga penilaian kesesuaian dalam mendukung regulasi industri.

Sementara isu ketiga menyoroti kesiapan Indonesia menghadapi implementasi Digital Product Passport (DPP) Uni Eropa. 

Lewat kolaborasi ini, Indonesia dan Jerman berharap mampu membangun sistem infrastruktur mutu yang lebih modern dan adaptif, serta terintegrasi secara global.

Sebagai informasi, pertemuan kedua negara dihadiri oleh perwakilan pemerintah Indonesia dan Jerman yang dipimpin Ole Janssen dari Federal Ministry for Economic Affairs and Energy (BMWE), lembaga standardisasi, akreditasi, metrologi, asosiasi industri, pelaku usaha, serta mitra strategis dari kedua negara. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.