KABARBURSA.COM — Kementerian Perhubungan mengimbau seluruh operator transportasi di berbagai moda untuk mengutamakan aspek keselamatan dalam menghadapi arus balik Lebaran 2026.
Langkah ini dinilai penting mengingat potensi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode tersebut.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan transportasi, termasuk dengan memastikan kelaikan sarana dan prasarana serta kesiapan awak kendaraan.
“Kami meminta seluruh operator memastikan armada dalam kondisi laik operasi, mematuhi standar keselamatan, serta memperhatikan kondisi cuaca di sepanjang lintasan. Selain itu, kondisi fisik dan kesehatan awak kendaraan harus benar-benar dijaga agar tetap prima,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan aturan waktu kerja dan waktu istirahat bagi pengemudi guna mencegah kelelahan yang berpotensi membahayakan perjalanan. Untuk perjalanan jarak jauh, operator diwajibkan menyediakan pengemudi cadangan atau memastikan pengemudi beristirahat minimal satu jam sebelum melanjutkan perjalanan.
Sebagai bentuk pengawasan, Kementerian Perhubungan telah melakukan rampcheck secara masif di seluruh moda transportasi.
Hingga 23 Maret 2026, tercatat sebanyak 60.946 kendaraan umum darat telah diperiksa. Di sektor laut, 836 kapal telah menjalani uji kelaiklautan, sementara pada angkutan penyeberangan, 232 kapal telah diperiksa dengan tingkat kelayakan mencapai 91,34 persen.
Pada sektor penerbangan, sebanyak 372 armada pesawat dinyatakan dalam kondisi layak operasi dari total 564 unit atau sekitar 65,9 persen. Sementara itu, di sektor perkeretaapian, sebanyak 3.679 sarana telah menjalani pemeriksaan dengan tingkat kelaikan mencapai 99,78 persen.
Selain kepada operator, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk aktif memantau informasi terkini terkait kondisi arus balik melalui kanal resmi pemerintah.
Informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga diharapkan menjadi acuan dalam merencanakan perjalanan guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem.
Kementerian Perhubungan memastikan terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama seluruh pemangku kepentingan demi menjamin kelancaran arus balik Lebaran tahun ini.
“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, operator, dan masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman,” pungkas Menhub.(*)
Kemenhub Minta Operator Transportasi Utamakan Keselamatan saat Arus Balik Lebaran
Potensi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode tersebut
Ditulis oleh
Nur Nadiyah
•