Logo
>

Maybank Genjot Pembiayaan SME Syariah, Tembus Rp22 T

Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME berbasis syariah, dengan porsi mencapai 32% dan outstanding kredit Rp22,32 triliun pada 2025.

Ditulis oleh Harun Rasyid
Maybank Genjot Pembiayaan SME Syariah, Tembus Rp22 T
Maybank Indonesia bicara bisnis SME dan potensi segmen Syariah. Foto: dok. Maybank Indonesia

KABARBURSA.COM - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) terus memperkuat pembiayaan segmen Small and Medium Enterprise (SME) dengan mengandalkan lini syariah.

Maybank menilai, langkah ini sejalan dengan strategi Shariah First yang telah dijalankan sejak 2014, di mana produk syariah menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan pelaku usaha kecil dan menengah atau SME di Indonesia.

Direktur Community Financial Services Maybank Indonesia, Bianto Surodjo mengatakan, dukungan jaringan regional Maybank Group dan Maybank Islamic menjadi modal kuat untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang kompetitif.

“Fokus untuk memperkuat pembiayaan syariah juga kami lakukan dengan mempertimbangkan besarnya potensi pasar industri keuangan syariah di Indonesia,” ujarnya lewat keterangan resmi, dikutip, Jumat 20 Maret 2026.

Lebih lanjut, Maybank Indonesia mengoptimalkan produk pembiayaan leasing syariah berbasis Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) yang menjadi salah satu signature product untuk segmen SME.

Secara kinerja, outstanding pembiayaan SME Maybank Indonesia mencapai Rp22,32 triliun pada 2025. Dari jumlah tersebut, porsi pembiayaan syariah menunjukkan tren positif, dari 14 persen pada 2020 menjadi 32 persen pada 2025.

Pertumbuhan juga tercatat secara tahunan. Pembiayaan SME syariah tumbuh sebesar 11,76 persen pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk mempercepat ekspansi, perseroan memperkuat sinergi antar entitas melalui strategi One Maybank.

Melalui pendekatan ini, nasabah SME ditawarkan solusi finansial terintegrasi, mulai dari KPR (Kredit Pemilikan Rumah), pembiayaan kendaraan, payroll, bancassurance hingga kartu kredit.

Selain itu, optimalisasi jaringan cabang Maybank dianggap menjadi fokus utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis SME, terutama untuk meningkatkan layanan kepada nasabah eksisting.

Dari sisi keberlanjutan, Maybank Indonesia juga mengembangkan program HERPower sebagai upaya pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi. 

Program ini memberikan akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha perempuan di kawasan ASEAN.

Sementara untuk sisi pendanaan, Maybank juga mencatat pertumbuhan dana murah (CASA) segmen SME sebesar 23,5 persen secara tahunan menjadi Rp17,61 triliun per Desember 2025.

Ke depannya, Maybank Indonesia menargetkan ekspansi kredit SME tetap tumbuh dengan menjaga kualitas portofolio. 

Perusahaan juga memperkuat basis transaksi melalui produk tabungan dan giro, sekaligus membangun komunitas bisnis berbasis ekonomi syariah.

Seluruh strategi tersebut, dianggap jadi bagian dari roadmap Maybank ROAR30 dengan layanan perbankan yang diklaim mudah, terintegrasi, dan relevan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Harun Rasyid

Harun Rasyid adalah jurnalis KabarBursa.com yang fokus pada liputan pasar modal, sektor komersial, dan industri otomotif. Berbekal pengalaman peliputan ekonomi dan bisnis, ia mengolah data dan regulasi menjadi laporan faktual yang mendukung pengambilan keputusan pelaku pasar dan investor. Gaya penulisan lugas, berbasis riset, dan memenuhi standar etika jurnalistik.