Logo
>

Rupiah Ditutup Menguat, Sentimen Konflik AS-Iran Mereda

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan saatn ini pasar mempertimbangkan sinyal diplomatik sementara dari Teheran

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Rupiah Ditutup Menguat, Sentimen Konflik AS-Iran Mereda
Mata uang rupiah (Foto: Dok. KabarBursa)

KABARBURSA.COM - Mata uang rupiah ditutup menguat sebesar 7 poin  ke level Rp16.904 pada perdagangan Kamis, 26 Maret 2026. Penguatan ini tidak lepas dari isu meredanya konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan saatn ini pasar mempertimbangkan sinyal diplomatik sementara dari Teheran.

Ibrahim membeberkan para pejabat dilaporkan sedang meninjau proposal yang didukung AS yang bertujuan untuk menghentikan permusuhan.

"Meskipun Iran belum secara resmi menerima rencana tersebut, mereka belum menolaknya secara langsung, sehingga menimbulkan harapan yang hati-hati akan potensi jalan menuju de-eskalasi," kata dia dalam keterangannya.

Namun, lanjut dia, ketidakpastian tetap tinggi, dengan Iran secara terbuka membantah negosiasi langsung dengan Washington dan menunjukkan bahwa perbedaan utama masih ada. Menurut Ibrahim, kurangnya kejelasan telah membuat para pedagang waspada, dengan pasar minyak lesu.

"Harga sangat fluktuatif dalam beberapa minggu terakhir karena konflik tersebut mengganggu aliran energi dari Teluk, wilayah yang penting bagi pasokan minyak mentah global. Minyak mentah Brent telah melonjak di atas USD119 per barel awal bulan ini karena kekhawatiran akan gangguan pasokan," jelasnya.

Ibarhim menambahkan Selat Hormuz, jalur transit vital bagi sekitar seperlima pengiriman minyak global, tetap menjadi titik fokus pasar. Dengan ancaman apa pun terhadap pengiriman melalui jalur air tersebut kemungkinan akan memicu lonjakan harga lebih lanjut.

Selain itu, ia memandang investor juga mengamati dengan cermat sinyal dari Washington, para pejabat telah memperingatkan akan adanya tindakan yang lebih keras jika Iran tidak terlibat secara konstruktif.

"Yang menambah lapisan ketidakpastian lain pada prospek," pungkasnya.

Adapun untuk perdagangan besok, Jumat, 27 Maret 2026, Ibrahim memprediksi mata uang rupiah bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang  Rp16.900- Rp16.940. (*)
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.