Logo
>

TGUK Rombak Direksi dan Komisaris, Fokus Kembangkan Bisnis Frozen Food dan Frozen Meat

TGUK menunjuk jajaran pengurus baru dan mempercepat transformasi bisnis melalui ekspansi ke sektor frozen food dan frozen meat.

Ditulis oleh Desty Luthfiani
TGUK Rombak Direksi dan Komisaris, Fokus Kembangkan Bisnis Frozen Food dan Frozen Meat
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) menetapkan jajaran direksi baru. Dok. TGUK

KABARBURSA.COM – PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) menetapkan susunan pengurus baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 10 Juni 2026. Selain menyetujui laporan keuangan tahun buku 2025, pemegang saham juga memberikan persetujuan atas perubahan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris sebagai bagian dari penguatan transformasi bisnis Perseroan.

Perubahan kepengurusan tersebut dilakukan di tengah langkah strategis perusahaan yang tengah melakukan diversifikasi usaha. Setelah menghadapi berbagai tantangan di industri makanan dan minuman, TGUK mulai memperluas sumber pertumbuhan melalui pengembangan bisnis frozen meat dan frozen food yang kini menjadi salah satu fokus utama perusahaan.

Manajemen menilai langkah diversifikasi tersebut penting untuk menciptakan struktur bisnis yang lebih kuat dan adaptif terhadap perubahan pasar. Kehadiran lini usaha baru di sektor pangan diharapkan dapat melengkapi portofolio bisnis yang selama ini didominasi oleh usaha makanan dan minuman.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp41,98 miliar. Sementara itu, rugi bersih tercatat sebesar Rp21,67 miliar. Meski masih membukukan kerugian, kinerja tersebut menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tahun 2024 ketika rugi bersih Perseroan mencapai Rp82,46 miliar.

Dalam agenda RUPSLB, pemegang saham menyetujui pengangkatan Agus Suhada sebagai Direktur Utama Perseroan. Ia akan didampingi Edi Pramono yang menjabat sebagai Direktur. Sementara itu, posisi Komisaris Utama kembali dipercayakan kepada Antonius Bobby Siswanto dan Bambang Sugeng ditunjuk sebagai Komisaris Independen.

Perseroan menyebut perubahan susunan pengurus tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung implementasi strategi bisnis yang tengah dijalankan. Langkah ini juga dilakukan seiring masuknya investor strategis baru yang diharapkan dapat memperkuat fondasi bisnis Perseroan dalam jangka panjang.

Direktur Utama PT Platinum Wahab Nusantara Tbk, Agus Suhada, mengatakan transformasi yang dilakukan perusahaan bertujuan membangun fondasi usaha yang lebih kuat sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.

“Perseroan terus berupaya memperkuat model bisnis melalui pengembangan usaha yang memiliki prospek jangka panjang, didukung penguatan operasional serta pengelolaan bisnis yang lebih terukur,” ujar Agus pada Rabu, 10 Juni 2026.

Memasuki tahun 2026, TGUK akan memfokuskan pengembangan usaha pada sektor frozen meat dan frozen food. Selain itu, perusahaan juga akan melakukan optimalisasi jaringan distribusi, meningkatkan profitabilitas, serta memperkuat bisnis makanan dan minuman dengan pendekatan yang lebih selektif dan berorientasi pada keuntungan.

"Kami optimistis strategi yang dijalankan akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan," ujar dia.

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Perseroan untuk memperbaiki kinerja keuangan sekaligus memperkuat fundamental usaha. TGUK meyakini diversifikasi sumber pendapatan, penguatan tata kelola perusahaan, serta pengembangan bisnis yang lebih terukur akan menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham.(*)

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".