Logo
>

AK Rotasi Portofolio, Bank dan Energi Jadi Fokus?

Transaksi UBS Sekuritas Indonesia selama perdagangan 2–6 Maret 2026 menunjukkan akumulasi berpola.

Ditulis oleh Syahrianto
AK Rotasi Portofolio, Bank dan Energi Jadi Fokus?
Aktivitas transaksi UBS Sekuritas Indonesia (AK) sepanjang perdagangan 2–6 Maret 2026 menunjukkan pergeseran komposisi transaksi. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM – Aktivitas transaksi UBS Sekuritas Indonesia (AK) sepanjang perdagangan 2–6 Maret 2026 menunjukkan pergeseran komposisi transaksi pada sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Data broker summary memperlihatkan AK mencatat pembelian terbesar pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sekitar Rp152 miliar dengan volume sekitar 295.438 lot dan harga rata-rata Rp5.059 per saham.

Pembelian besar lainnya terjadi pada saham PT United Tractors Tbk (UNTR) sekitar Rp123,4 miliar serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sekitar Rp123,3 miliar. AK juga mencatat akumulasi pada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sekitar Rp88,7 miliar.

Pada sektor energi, pembelian tercatat pada saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sekitar Rp81,3 miliar dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) sekitar Rp45,7 miliar. AK juga tercatat membeli saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sekitar Rp43,2 miliar.

Selain itu, AK melakukan akumulasi pada beberapa saham lain seperti PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) sekitar Rp72,8 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sekitar Rp66,9 miliar, serta PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) sekitar Rp48 miliar.

Di sisi penjualan, AK tercatat melepas sejumlah saham dengan nilai transaksi besar. Penjualan terbesar terjadi pada saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sekitar Rp341,9 miliar.

AK juga mencatat penjualan pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sekitar Rp241,3 miliar serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sekitar Rp141,4 miliar.

Selanjutnya, AK tercatat melepas saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sekitar Rp127,3 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sekitar Rp122 miliar.

Penjualan juga terjadi pada saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sekitar Rp92,1 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sekitar Rp74,3 miliar, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sekitar Rp70,7 miliar.

Selain itu, AK melepas saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sekitar Rp62,9 miliar dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sekitar Rp58,8 miliar sepanjang periode perdagangan tersebut. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Syahrianto

Jurnalis ekonomi yang telah berkarier sejak 2019 dan memperoleh sertifikasi Wartawan Muda dari Dewan Pers pada 2021. Sejak 2024, mulai memfokuskan diri sebagai jurnalis pasar modal.

Saat ini, bertanggung jawab atas rubrik "Market Hari Ini" di Kabarbursa.com, menyajikan laporan terkini, analisis berbasis data, serta insight tentang pergerakan pasar saham di Indonesia.

Dengan lebih dari satu tahun secara khusus meliput dan menganalisis isu-isu pasar modal, secara konsisten menghasilkan tulisan premium (premium content) yang menawarkan perspektif kedua (second opinion) strategis bagi investor.

Sebagai seorang jurnalis yang berkomitmen pada akurasi, transparansi, dan kualitas informasi, saya terus mengedepankan standar tinggi dalam jurnalisme ekonomi dan pasar modal.