Logo
>

​Arahnya Sudah Tepat, BEI Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus

Jeffrey mengatakan BEI akan terus berkomunikasi dengan MSCI, FTSE, dan investor global untuk memahami kebutuhan investor

Ditulis oleh Desty Luthfiani
​Arahnya Sudah Tepat, BEI Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Logo IDX di Main Hall Bursa Efek Indonesia (Foto: Kabarbursa.com/R. Fadli)

KABARBURSA.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan reformasi pasar modal akan terus berlanjut sebagai bagian dari tindak lanjut atas evaluasi Market Classification Review 2026 oleh MSCI.

Reformasi tersebut merupakan hasil koordinasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan transparansi pasar modal Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) BEI, Jeffrey Hendrik menyampaikan hal itu saat menjawab pertanyaan mengenai perkembangan perbaikan pasar modal Indonesia yang telah disampaikan kepada MSCI.

Menurut Jeffrey, pada akhir Maret 2026, OJK bersama seluruh SRO telah menyampaikan empat usulan reformasi kepada MSCI. Keempat usulan tersebut meliputi keterbukaan informasi atau disclosure pemegang saham di atas satu persen, penyajian data investor yang lebih granular, perubahan peraturan pencatatan termasuk ketentuan free float menjadi 15 persen, serta pengumuman high shareholding concentration.

"Ya seperti rekan-rekan juga sudah memahami, bahwa OJK bersama dengan seluruh SRO telah menyampaikan empat hal yang kita deliver pada akhir Maret 2026, yaitu disclosure atau transparansi pemegang saham di atas satu persen, kemudian data investor yang lebih granular, yang ketiga adalah peraturan pencatatan yang di dalamnya termasuk pengaturan tentang free float menjadi 15 persen, dan yang keempat adalah pengumuman high shareholding concentration," kata Jeffrey dalam konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI, dikutip, Selasa, 30 Juni 2026.

Jeffrey mengatakan MSCI telah menyampaikan hasil penilaiannya terhadap langkah-langkah yang dilakukan regulator dan SRO melalui pengumuman yang dirilis pada pekan sebelumnya.

"Dan tentu kami juga memahami bersama, bahwa minggu lalu MSCI sudah menyampaikan announcement kepada publik, yang di dalamnya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh OJK dan SRO dengan menyebutkan bahwa itu sudah di arah yang tepat," ujarnya.

Ia mengatakan reformasi yang telah berjalan akan terus dilanjutkan. "Ya tentu itu kita apresiasi dan tentu itu menambah semangat kami untuk terus melanjutkan reformasi yang sudah berjalan," kata Jeffrey.

Jeffrey mengatakan BEI akan terus berkomunikasi dengan MSCI, FTSE, dan investor global untuk memahami kebutuhan investor. Menurutnya, masukan dari investor global akan menjadi bahan bagi Bursa dan regulator untuk memastikan kredibilitas serta tata kelola pasar modal Indonesia tetap terjaga.

Sebelumnya, MSCI memutuskan mempertahankan status Indonesia sebagai emerging market, namun memperpanjang proses evaluasi hingga November 2026 untuk memberikan waktu bagi regulator melanjutkan implementasi reformasi pasar modal.

Dalam pengumumannya, MSCI mencatat sejumlah langkah yang telah dilakukan regulator Indonesia, termasuk peningkatan ketentuan free float, transparansi kepemilikan saham, serta penguatan tata kelola pasar.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Desty Luthfiani

Desty Luthfiani seorang jurnalis muda yang bergabung dengan KabarBursa.com sejak Desember 2024 lalu. Perempuan yang akrab dengan sapaan Desty ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik cukup lama. Dimulai sejak mengenyam pendidikan di salah satu Universitas negeri di Surakarta dengan fokus komunikasi jurnalistik. Perempuan asal Jawa Tengah dulu juga aktif dalam kegiatan organisasi teater kampus, radio kampus dan pers mahasiswa jurusan. Selain itu dia juga sempat mendirikan komunitas peduli budaya dengan konten-konten kebudayaan bernama "Mata Budaya". 

Karir jurnalisnya dimulai saat Desty menjalani magang pendidikan di Times Indonesia biro Yogyakarta pada 2019-2020. Kemudian dilanjutkan magang pendidikan lagi di media lokal Solopos pada 2020. Dilanjutkan bekerja di beberapa media maenstream yang terverifikasi dewan pers.

Ia pernah ditempatkan di desk hukum kriminal, ekonomi dan nasional politik. Sekarang fokus penulisan di KabarBursa.com mengulas informasi seputar ekonomi dan pasar modal.

Motivasi yang diilhami Desty yakni "do anything what i want artinya melakukan segala sesuatu yang disuka. Melakukan segala sesuatu semaksimal mungkin, berpegang teguh pada kebenaran dan menjadi bermanfaat untuk Republik".