Logo
>

Intip Deretan Saham yang Masuk Radar Akumulasi JP Morgan (BK) Pekan ini

Merujuk data Stockbit, broker BK cukup aktif memborong saham perbankan, salah satunya ialah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Ditulis oleh Hutama Prayoga
Intip Deretan Saham yang Masuk Radar Akumulasi JP Morgan (BK) Pekan ini
Ilustrasi aktivitas di papan pantau saham Bursa Efek Infonesia (BEI). Foto: dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - J.P Morgan Sekuritas Indonesia (BK) terpantau aktif melakukan transaksi belanja saham-saham berkapitalisasi besar sepanjang pekan ini periode 22-26 Juni 2026.

Merujuk data Stockbit, broker BK cukup aktif memborong saham perbankan, salah satunya ialah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). AK mencatatkan pembelian terhadap bank pelat merah itu sebesar Rp327,2 miliar dengan volume sebanyak 814,4 ribu lot pada harga rata-rata Rp4.042 per lembar.

Meski jadi incaran AK, saham BMRI sepanjang pekan ini mengalami koreksi sebesar 7,42 persen atau sebanyak 320 poin ke level Rp3.990.

Aksi borong tersebut menular ke saham perbankan lainnnya yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Dalam hal ini, AK mengakumulasi BBRI hingga Rp245,2 miliar untuk 846,2 ribu lot pada harga rata-rata Rp2.886 per saham

Masih di industri yang sama, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga ikut diborong AK sebesar Rp46,4 miliar atau 80,9 ribu lot pada harga rata-rata Rp6.078.

Selain perbankan, AK juga mengoleksi raksasa otomotif PT Astra International Tbk (ASII) dengan pembelian Rp72,4 miliar pada harga rata-rata Rp4.794.

Saham PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) melengkapi lima besar pembelian AK dalam sepekan. Saham ritel ini dibeli senilai Rp29,2 miliar atau sebanyak 268 ribu lot di harga Rp624. 
 

Namun di tengah aksi borong tersebut, AK juga melakukan aksi jual besar-beaaean pada beberapa saham papan atas.

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) bertengger di posisi pertama penjualan AK pekan ini dengan nilai Rp153,9 miilar untuk 786,1 ribu lot saham.

Adapun pada pekan ini, saham Prajogo Pangestu tersebut ambles cukup dalam hingga  12,86 persen atau 265 poin ke harga Rp1.795.

Tren jual juga melanda saham PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM) yang dilepas AK sebsar Rp112,7 miliar atau sebanyak 404,2 ribu lot.

Tak berhenti di situ, AK juga melepas beberapa saham lainnya dengan nominal besar. Antara lain PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) senilai Rp54,0 miliar atau 632,2 ribu lot.

Ada juga PT Vale Indonesia (INCO) yang  dijual AK senilai Rp49,6 miliar atau setara 102,6 ribu lot. Terakhir di lima besar daftar penjualan AK, ada nama PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan nilai jual Rp48,4 miilar dengan volume mencapai 3,0 juta lot saham. (*) 
 

 

Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Hutama Prayoga

Hutama Prayoga telah meniti karier di dunia jurnalistik sejak 2019. Pada 2024, pria yang akrab disapa Yoga ini mulai fokus di desk ekonomi dan kini bertanggung jawab dalam peliputan berita seputar pasar modal.

Sebagai jurnalis, Yoga berkomitmen untuk menyajikan berita akurat, berimbang, dan berbasis data yang dihimpun dengan cermat. Prinsip jurnalistik yang dipegang memastikan bahwa setiap informasi yang disajikan tidak hanya faktual tetapi juga relevan bagi pembaca.