KABARBURSA.COM - Saham PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) tercatat diakumulasi investor asing sepanjang pekan ini periode 15 - 17 Juni 2026. Pembelian terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan pada Jumat, 19 Juni 2026.
Sepanjang pekan ini, CC menjadi penampung terbesar dana asing untuk membeli saham PSKT dengan koleksi senilai Rp255,6 juta atau 12.900 ribu lot di harga rata-rata Rp199.
Di tempat kedua terdapat broker BK yang terpantau membeli saham PSKT dengan nilai Rp127,9 juta atau 6.500 lot di harga rata-rata Rp199.
Tak sampai di situ, broker besar lainnya yakni AK juga menyerok saham emiten perhotelan ini dengan total Rp107,8 juta atau sebanyak 5.800 lot di kisaran harga Rp198. Broker PD juga terlihat membeli Rp8,3 juta atau sekitar 400 lot di harga rata-rata Rp202.
Di tengah akumulasi investor asing yang masif, hanya ada satu broker yang melepas saham pada periode tersebut yakni TP. Broker ini menjual Rp19,6 ribu atau hanya satu lot di harga Rp196.
Pergerakan Harga Saham
Pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis,18 Juni 2026, saham PSKT bergerak di zona merah usai melemah 2,55 persen ke level Rp191.
Dalam sepekan terakhir, saham ini masih mampu menguat 6,11 persen. Namun, tekanan mulai terlihat dalam periode yang lebih panjang.
Dalam satu bulan terakhir, saham PSKT terkoreksi 25,97 persen. Pelemahan berlanjut pada periode tiga bulan sebesar 22,36 persen dan enam bulan mencapai 34,59 persen.
Sejak awal tahun atau year to date (YTD), saham PSKT telah melemah 38,39 persen. Meski demikian, kinerja PSKT dalam horizon investasi yang lebih panjang masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat.
Dalam satu tahun terakhir, saham ini tercatat melonjak 416,22 persen. Penguatan berlanjut dalam rentang tiga hingga lima tahun terakhir masing-masing sebesar 282 persen.
Pemanggilan RUPS
PSKT akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025. Merujuk undangan yang disampaikan, rapat tersebut berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026, mulai pukul 10.00 WIB di Cityloog Hotel, Tebet, Jakarta Selatan.
Dalam pemanggilan tersebut, manajemen PSKT menetapkan empat agenda utama yang memerlukan persetujuan dan keputusan para pemegang saham.
Pertama, persetujuan atas laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Agenda ini juga mencakup usulan pemberian pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku tersebut.
Kedua, penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP) independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan audit atas buku-buku perseroan pada tahun buku 2026.
Ketiga, pengajuan usulan mengenai perubahan susunan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris perseroan.
"Dalam mata acara rapat ini Perseroan akan mengajukan usul kepada para pemegang saham untuk memutuskan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan," tulis manajemen PSKT.
Keempat, penentuan dan penetapan paket remunerasi yang akan diberikan kepada para anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan untuk tahun buku 2026.
Profil PSKT
Mengutip dari situs resmi perusahaan, PT Red Planet Indonesia Tbk. (PSKT) adalah perusahaan di bidang perhotelan yang memiliki, membangun, dan mengoperasikan jaringan hotel di Indonesia.
Dengan merek Monoloog Hotel untuk segmen hotel bujet dan Pusako Hotel sebagai hotel bintang empat di Bukittinggi, Sumatera Barat, perusahaan ini telah memperluas kehadirannya di delapan kota di Indonesia.
Perjalanan perusahaan ini dimulai dengan nama PT Pusako Tarinka Tbk., sebelum berganti nama menjadi PT Red Planet Indonesia, Tbk. pada tanggal 22 Mei 2014.
Transformasi tersebut menandai awal dari fase baru dalam pengembangan perusahaan, didukung oleh investasi yang terukur dan fokus pada ekspansi yang agresif di pasar perhotelan domestik.
Salah satu pilar utama kesuksesan PT Red Planet Indonesia Tbk adalah pemanfaatan teknologi yang inovatif. Sistem teknologi terintegrasi yang diterapkan perusahaan telah berhasil menyederhanakan proses reservasi, sehingga memberikan pengalaman yang cepat, mudah, dan efisien bagi pelanggan. Inovasi ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk selalu berada di garis depan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan di era digital.
Adapun saham PSKT resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 19 September 2025. Sementara saat ini, free float PSKT mencapai 19,78 persen.
Mengutip data Stockbit, PSKT sendiri memiliki 11 anak perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Berikut daftarnya:
PT Red Planet Hotel Palembang
PT Red Planet Hotels Indonesia
PT Red Planet Hotel Surabaya
PT Red Planet Hotel Pekanbaru
PT Red Planet Hotel Makassar
PT Red Planet Hotels Solo
PT Red Planet Hotel Bekasi
PT Planet Merah Depok
PT Red Planet Hotels Tangerang
PT Solusi Bintang Cemerlang
PT Planet Merah Sembilan. (*)
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.