Logo
>

Asing Putar Arah: Keluar dari Migas, Masuk ke GOTO dan BUMI

Arus dana asing berbalik arah pada sesi I 2 Maret 2026, net buy deras di GOTO dan BUMI, sementara MEDC dan ELSA mencatat net sell meski harga saham energi menguat signifikan.

Ditulis oleh Yunila Wati
Asing Putar Arah: Keluar dari Migas, Masuk ke GOTO dan BUMI
Ilustrasi. (Foto: AI untuk KabarBursa)

KABARBURSA.COM – Arus dana asing pada sesi I perdagangan Senin, 2 Maret 2026, menunjukkan pola rotasi yang kontras di sejumlah saham berkapitalisasi besar. 

Berdasarkan data transaksi PT Mandiri Sekuritas hingga pertengahan hari, investor asing tercatat paling aktif melakukan pembelian bersih pada saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Sementara di saat yang sama mencatat penjualan bersih signifikan pada saham energi migas seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Elnusa Tbk (ELSA).

GOTO menempati posisi teratas dalam daftar net foreign buy dengan pembelian bersih mencapai 140.001.462 saham. Total pembelian asing di saham ini tercatat 857.139.668 saham, berbanding penjualan 717.138.206 saham. 

Di posisi kedua, BUMI mencatat pembelian bersih 118.018.200 saham, dengan total beli asing 583.907.100 saham dan total jual 465.888.900 saham.

Di sisi lain, MEDC menjadi saham dengan penjualan bersih asing terbesar pada sesi I. Investor asing tercatat melepas bersih 148.252.100 saham, dengan total penjualan 192.529.300 saham dan pembelian 44.277.200 saham.

ELSA menyusul di posisi kedua net foreign sell dengan penjualan bersih 66.773.300 saham, terdiri dari 103.462.000 saham dilepas dan 36.688.700 saham dibeli kembali oleh asing.

Pergerakan ini terjadi di tengah dinamika pasar yang dipengaruhi sentimen global dan fluktuasi harga energi. Data sesi I memperlihatkan aliran dana asing yang terfokus pada saham teknologi dan batu bara, sementara saham energi berbasis migas justru mengalami tekanan jual bersih. 

Rotasi arus dana tersebut menjadi cerminan perubahan komposisi portofolio investor asing dalam satu sesi perdagangan.

Pergerakan Intraday GOTO, BUMI, MEDC dan ELSA

Jika melihat dari pergerakan intradaynya, saham GOTO berada di level 60 atau turun 1 poin setara 1,64 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 61. Saham ini dibuka di 59, sempat menyentuh level tertinggi 60 dan terendah 58. 

Secara harian, pergerakan GOTO cenderung terbatas dalam rentang sempit 58–60 dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp68,43 triliun.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) bergerak relatif stabil di level 258 atau tidak berubah dari harga penutupan sebelumnya. Saham ini dibuka di 252 dan sempat menyentuh level tertinggi 266 sebelum kembali ke area 258 menjelang akhir sesi I. 

Rentang pergerakan 246–266 menunjukkan volatilitas intraday yang lebih lebar dibandingkan GOTO, dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp95,80 triliun.

Berbeda dengan dua saham tersebut, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatat penguatan signifikan. Saham MEDC berada di level 1.825 atau naik 100 poin setara 5,80 persen. 

Harga dibuka di 1.825, sempat menyentuh 1.950 yang juga merupakan level tertinggi 52 pekan, sebelum bergerak di kisaran 1.810–1.950. Kapitalisasi pasarnya tercatat sekitar Rp45,87 triliun dengan rasio price to earnings 15,11.

PT Elnusa Tbk (ELSA) juga menguat tajam ke level 915 atau naik 65 poin setara 7,65 persen. Saham ini dibuka di 935 dan sempat mencapai 1.050 sebagai level tertinggi intraday sekaligus mendekati puncak 52 pekan, sebelum bergerak di kisaran 900–1.050. 

Kapitalisasi pasar ELSA berada di sekitar Rp6,68 triliun dengan rasio price to earnings 9,69.

Perbandingan ini memperlihatkan bahwa GOTO dan BUMI bergerak relatif terbatas pada sesi I, sementara MEDC dan ELSA mencatat kenaikan yang lebih kuat dengan rentang volatilitas intraday yang lebih lebar. 

Keempat saham tersebut menunjukkan karakter pergerakan yang berbeda dalam merespons dinamika pasar pada perdagangan hari ini.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Jurnalis

Yunila Wati

Telah berkarier sebagai jurnalis sejak 2002 dan telah aktif menulis tentang politik, olahraga, hiburan, serta makro ekonomi. Berkarier lebih dari satu dekade di dunia jurnalistik dengan beragam media, mulai dari media umum hingga media yang mengkhususkan pada sektor perempuan, keluarga dan anak.

Saat ini, sudah lebih dari 1000 naskah ditulis mengenai saham, emiten, dan ekonomi makro lainnya.

Tercatat pula sebagai Wartawan Utama sejak 2022, melalui Uji Kompetensi Wartawan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan nomor 914-PWI/WU/DP/XII/2022/08/06/79